Example 728x250
Example 728x250
Input Regional

Anggota TNI Terlibat Narkoba, Pemecatan, Plus Hukuman Penjara Menanti

533
×

Anggota TNI Terlibat Narkoba, Pemecatan, Plus Hukuman Penjara Menanti

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Maraknya kasus peredaran Narkoba, Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Makodam XIV/Hasanuddin, gelar pemeriksaan urine di satuannya, sebagai bentuk komitmen perang terhadap bahaya Narkoba. Selasa (27/2/2018)

Kadispenad Brigadir Jenderal Alfret Denny Tuejeh menjelaskan, program Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkotika (P4GN) ini akan secara terus menerus dilaksanakan, tes Urine per Triwulan.

Anggota TNI AD yang terbukti terlibat penggunaan dan pengedaran akan menerima sanksi tegas

“Oknum TNI AD yang terbukti terlibat pengguna dan pengedar pasti dipecat dari institusi TNI AD plus hukuman penjara, TNI AD terus memberikan penyuluhan kepada seluruh anggotanya tentang bahaya Narkoba dan sanksi-sanksi yang didapat bila terbukti menggunakan narkoba, apalagi sampai jadi pengedar” ujar Kadispenad Brigadir Jenderal Alfret Denny Tuejeh

Pimpinan TNI AD tegas dalam memerangi narkoba dengan sanksi pemecatan bagi setiap prajurit yang terkena kasus tersebut.

“Sebagaimana diketahui bahwa setiap prajuritnya yang terbukti terlibat narkoba sanksinya berupa pemecatan bukan hanya berlaku bagi prajurit yang terlibat langsung dalam kasus narkoba, namun sanksi itu juga berlaku bagi prajurit yang tahu dan membiarkan di daerahnya ada perdagangan narkoba.“ jelas Kadispenad Brigadir Jenderal Alfret Denny Tuejeh

Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Mulyono menekankan kepada seluruh prajurit TNI-AD harus menjauhi pelanggaran hukum dan narkoba. Sebab, TNI sudah menyatakan perang melawan narkoba.

Bahaya narkoba sudah menjadi momok bagi seluruh prajurit TNI AD yang menakutkan. Dimana-mana kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan. Sebab, penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa.

TNI AD menyadari bahwa penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang di semua kalangan kian meningkat. Maraknya penyimpangan perilaku penyalagunaan narkoba tersebut, dapat membahayakan keberlangsungan hidup bangsa ini di kemudian hari.

Bila telah terkontaminasi dengan narkoba maka sendi-sendi kekuatan bangsa akan semakin hari semakin rapuh digerogoti zat-zat adiktif penghancur syaraf. Sehingga yang sudah terpengaruh dengan narkoba sudah tidak dapat berpikir jernih. Akibatnya, warga masyarakat selaku bangsa yang tangguh dan cerdas hanya akan tinggal kenangan.

TNI AD sadar betul bahaya narkoba dapat merusak dan memusnahkan ummat manusia. setiap prajurit yang terlibat narkoba harus diberi sanksi yang tegas.

Sebagaimana di ketahui bersama, Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat-obatan terlarang. Sementara nafza merupakan singkatan dari narkotika, alkohol, dan zat adiktif lainnya (obat-obat terlarang, berbahaya yang mengakibatkan seseorang mempunyai ketergantungan terhadap obat-obat tersebut).

Kedua istilah tersebut sering digunakan untuk istilah yang sama, meskipun istilah nafza lebih luas lingkupnya. Narkotika berasal dari tiga jenis tanaman, yaitu(1) candu,(2) ganja (3) koka.

Ketergantungan obat dapat diartikan sebagai keadaan yang mendorong seseorang untuk mengonsumsi obat-obat terlarang secara berulang-ulang atau berkesinambungan.

Apabila tidak melakukannya dia merasa ketagihan (sakau) yang mengakibatkan perasaan tidak nyaman bahkan perasaan sakit yang sangat pada tubuh.

Menyikapi betapa bahaya narkoba, TNI AD meminta segenap elemen bangsa yang ada harus bersatu memerangi narkoba dan menganggap narkoba merupakan ‘musuh bersama’ (the common enemy) yang harus diperangi oleh semua kalangan.

Dalam hal ini, peran serta semua lapisan masyarakat untuk bahu membahu bersama pemerintah melawan narkoba adalah harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar. Hanya pada beberapa pekan Februari 2018 berton-ton narkoba berhasil diungkap aparat dari kapal Taiwan.

Bahaya narkoba yang dapat mempengaruhi kehidupan berbangsa dan negara, penyalahgunaan narkoba ini dapat menurunkan nilai-nilai moral setiap individu yang terkait.

Dengan semakin masifnya bahaya narkoba maka TNI AD tetap konsisten perang terhadap narkoba. Tegaknya Negara Indonesia ini karena adanya sosok TNI AD dan komitmennya terhadap pemberantasan narkoba.

Liputan: Noya | Editor:Zhakral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *