INPUTRAKYAT_MORUT,— Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet ORADO Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Pasangan Ivan Renaldi dan Sukri Syukur berhasil meraih Juara 3 Turnamen Domino Piala Panglima TNI yang digelar di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Turnamen tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI.
Ivan dan Sukri harus melewati sejumlah pertandingan sebelum akhirnya memastikan diri berada di posisi ketiga.
Hasil tersebut sekaligus menjadi catatan positif bagi Pengcab ORADO Morowali Utara dalam proses pembinaan atlet.
Keikutsertaan atlet Morut di turnamen luar daerah juga menjadi bagian dari upaya menambah pengalaman dan jam terbang para pemain.
Tak hanya membawa pulang prestasi di podium, Morowali Utara juga mencatat keikutsertaan peserta termuda dan peserta terjauh dalam turnamen tersebut.
Kehadiran para peserta dari Morut menunjukkan olahraga domino di daerah itu mulai berkembang dan menjangkau lebih banyak kalangan.
Pengcab ORADO Morowali Utara menilai kompetisi di luar daerah penting untuk membentuk mental dan pengalaman bertanding para atlet.
Melalui pertandingan langsung, atlet dapat merasakan atmosfer kompetisi sekaligus mengukur kemampuan ketika berhadapan dengan peserta dari daerah lain.
Ketua Pengcab ORADO Morowali Utara, Muhammad Russell Najimain, mengapresiasi perjuangan Ivan Renaldi dan Sukri Syukur serta seluruh atlet Morut yang ambil bagian dalam turnamen tersebut, ungkapnya, Minggu (27/9/2026).
Menurut Russell, capaian Juara 3 menjadi hasil sekaligus bahan evaluasi dari proses pembinaan yang selama ini dilakukan.
“Alhamdulillah, Ivan dan Sukri berhasil membawa Morowali Utara ke podium. Ini menjadi hasil sekaligus evaluasi dari proses pembinaan yang kami jalankan,” ujarnya lagi.
Russell berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi atlet Morut lainnya untuk berani mengikuti berbagai kompetisi di luar daerah.
“Kami ingin semakin banyak atlet Morut mengikuti turnamen di luar daerah agar pengalaman dan mental bertanding mereka terus berkembang,” tuturnya.
Ia juga berpesan kepada atlet yang belum berhasil meraih podium agar tidak berhenti berproses.
“Bagi yang belum berhasil, jangan berhenti. Setiap pertandingan adalah bagian dari proses pembinaan,” pinta Rusel.

Senada dari itu, Sekretaris Pengcab ORADO Morowali Utara, Jumran Landoala, mengatakan pertandingan menjadi bagian penting dalam proses pembentukan atlet.
Menurut dia, pembinaan tidak cukup hanya dilakukan melalui latihan.
Atlet juga membutuhkan pengalaman bertanding untuk meningkatkan mental dan jam terbang.
“Pembinaan tidak cukup dengan latihan. Atlet membutuhkan pertandingan untuk menambah pengalaman dan jam terbang,”jelasnya.
Jumran menyebut capaian Ivan dan Sukri di Piala Panglima TNI menjadi pengalaman berharga karena mereka berkesempatan menghadapi peserta dari berbagai daerah.
“Juara tiga kami syukuri. Yang terpenting, atlet mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari daerah lain,” ucapnya.
Ia memastikan kesempatan bertanding akan terus diberikan kepada atlet Morowali Utara sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan.
“Semakin banyak bertanding, semakin banyak pengalaman yang mereka bawa pulang,” kata Jumran.
Pengcab ORADO Morowali Utara menjadikan keikutsertaan di Piala Panglima TNI sebagai bagian dari proses pembinaan sekaligus evaluasi kemampuan atlet.
Prestasi Juara 3 yang diraih Ivan Renaldi dan Sukri Syukur diharapkan menjadi pemantik semangat bagi atlet lainnya untuk terus berkembang.
Sementara itu, kehadiran peserta termuda dan terjauh dari Morowali Utara menjadi catatan tersendiri dalam turnamen tersebut.
Hal itu sekaligus menunjukkan olahraga domino di Morowali Utara terus berkembang dan membuka ruang bagi munculnya atlet-atlet baru.
Bagi ORADO Morowali Utara, setiap pertandingan bukan sekadar soal menang atau kalah.
Lebih dari itu, setiap turnamen menjadi ruang untuk menambah pengalaman, mengasah mental dan mempersiapkan atlet menuju prestasi yang lebih tinggi.














