INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Beberapa musisi kota Makassar memilih beralih profesi ditengah pandemi Covid-19 yang merambat Indonesia terkhusus Sulawesi Selatan, yang mengharuskan aktifitas para seniman lebih banyak di rumah.
Bukan tanpa alasan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Makassar yang belum mengizinkan aktifitas live musik di tempat hiburan serta cafe, mengharuskan mereka banting stir dari profesinya sebagai musisi.
“Kami masih menunggu info dari pemkot Untuk bisa live musik, adapun cafe yg buka belum memperbolehkan live musik,” ungkap Amank saat di hubungi melalui via WhatsApp, Senin (22/6/2020).
Amank vokalis Aploes Band yang merupakan band entertaint cafe makassar, mengatakan, beberapa rekannya memilih menjalankan bisnis sebagai tukang Ojek Online hingga usaha kuliner Online.
“Ini masih sementara masing-masing masih mencoba bertahan dengan menjalankan bisnis masing masing misalnya jadi ojek online, usaha kuliner online,” katanya.
Amank yang juga bekerja sebagai karyawan di salah satu Hotel ini bahkan harus merogoh tabungannya demi mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
“Kalau saya dan beberapa teman yg lain yang juga berstatus karyawan, sementara masih bergantung sama gaji yang di bayar harian setiap masuk kerja. Karena itu salah satu cara agar tidak kehilangan pekerjaan kantoran. Untuk bertahan hidup juga salah satunya adalah menguras tabungan sedikit demi sedikit,” tuturnya.
Walau demikian, vokalis Aploes Band itu dapat terbantu dengan program prakerja yang dibuat oleh pemerintah. Dengan demikian, kebutuhan hidup sehari-hari terang Ammank bisa sedikit terpenuhi.
Dirinya berharap, pemerintah harus pandai melihat peluang ekonomi selama masa pandemi Covid-19. Seperti halnya di bidang pariwisata hingga entertainment.
Syukurnya ada program prakerja, dan pemerintah harusnya melihat peluang ekonomi bisa naik kembali diawali dari pariwisata dan entertainment,” tutupnya.














