INPUTRAKYAT_MAKASSAR, — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi resmi merilis berita perkembangan Ekspor dan Impor bulan februari 2018. Kamis (15/3/2018)
Kabid Statistik Distribusi BPS Sulsel Akmal S.Si mengatakan, Nilai ekspor yang dikirim melalui pelabuhan Sulawesi Selatan pada bulan Februari 2018 tercatat mencapai US$ 90,58 Juta. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 37,13 persen bila dibandingkan nilai ekspor bulan Januari 2018 yang mencapai US$ 66,06 Juta.
“Capaian Februari 2018 tercatat mengalami peningkatan sebesar 4,98 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 86,29 Juta” ujar Akmal di Kantor BPS Provinsi Sulsel, Jalan Haji Bau, Kota Makassar.
Lima komoditas utama yang diekspor pada bulan Januari 2018 yaitu nikel; biji bijian berminyak dan tanaman obat; garam, belerang dan kapur; ikan, udang dan hewan air tidak bertulang belakang lainnya; serta lak, getah dan damar dengan distribusi persentase masing-masing sebesar 74,23 persen, 7,02 persen, 3,23 persen, 2,86 persen dan 2,74 persen.
Sebagian besar ekspor pada bulan Februari 2018 ditujukan ke Jepang, Tiongkok, Vietnam dan Korea Selatan dengan proporsi masing-masing 76,30 persen, 11,58 persen, 3,27
persen dan 1,99 persen.
Lain halnya dengan Impor Sulsel yang mengalami penurunan. Bulan Februari 2018 Impor Sulsel menurun 3,00 persen dibanding bulan Januari 2018
Nilai Impor barang yang dibongkar lewat beberapa pelabuhan di Provinsi Sulawesi Selatan pada bulan Februari 2018 tercatat mencapai US$ 80,26 Juta.
Angka ini mengalami penurunan 3,00 persen bila dibandingkan nilai impor bulan Januari 2018 yang mencapai US$ 82,74 Juta.
Sementara itu, capaian Februari 2018 tercatat mengalami peningkatan sebesar 1,40 persen dari kondisi bulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai US$ 79,15 Juta.
Lima komoditas utama yang diimpor pada bulan Februari 2018 yaitu bahan bakar mineral; gandum ganduman; ampas/sisa industri makanan; gula dan kembang gula; dan mesin-mesin/pesawat mekanik dengan distribusi persentase masing-masing sebesar 34,85 persen; 20,31 persen; 14,71 persen; 13,95 persen dan 6,64 persen.
Sebagian besar impor pada bulan Februari 2018 didatangkan dari Singapura, Thailand, Argentina dan Amerika Serikat dengan proporsi masing-masing 31,81 persen, 16,71 persen, 12,27 persen dan 12,07 persen.
Liputan:Noya | Editor:Zhakral














