Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Gandeng Unhas, Pemkab Lutim Akan Bentuk Sekolah Vokasi Pertambangan

2389
×

Gandeng Unhas, Pemkab Lutim Akan Bentuk Sekolah Vokasi Pertambangan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan, kaya akan sumber daya alam dengan memiliki potensi industri khususnya sektor pertambangan.

Sehingga, Luwu Timur dipastikan menjadi sasaran para investor yang bergerak dibidang pertambangan, selain PT. Vale dan CLM yang saat ini telah beroperasi.

Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah daerah tidak ingin melihat warga Luwu Timur menjadi penonton di daerahnya lantaran tidak memiliki skil di bidang pertambangan.

Maka dari itu, pemerintah daerah Luwu Timur menggandeng Universitas Hasanuddin (Unhas) untuk segera membentuk sekolah vokasi pertambangan.

Demikian diungkapkan Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam kepada wartawan di Rujabnya, Selasa (27/5/2025), disela-sela menerima kunjungan PT. Vale dan Unhas.

“Beberapa waktu yang lalu, Pemda Lutim bersama Unhas telah menandatangani MoU sebagai bentuk kerja sama di beberapa sektor termasuk di sektor pendidikan,” ungkapnya.

Di sektor pendidikan itu lanjut Irwan, diantaranya adalah membuat sekolah vokasi pertambangan, karena ini sangat penting, kenapa? karena Lutim merupakan daerah industri.

“Melalui sekolah vokasi ini nantinya, anak-anak kami di Lutim akan dilatih menjadi tenaga kerja yang terampil sehingga mudah masuk dalam industri,” jelasnya.

Lanjutnya, daerah kami ini adalah daerah industri, otomatis investasi akan masuk terutama investasi pembangunan smelter, karena cadangan deposit nikel dunia di Lutim mencapai kurang lebih 9 persen.

Sehingga kata Ibas sapaan akrabnya, mau tidak mau pasti kita mendukung investasi yang akan masuk di daerah ini dengan cara memberikan kemudahan para investor dalam berinvestasi.

Ia menyebut, kemudahan yang dimaksud adalah izin-izin yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah serta memberikan informasi penting terkait pertambangan.

“Namun, terlebih dahulu kami memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak ekonomi yang baik dengan kehadiran investasi nantinya,” kata Irwan.

Menurutnya, masyarakat Luwu Timur bukan hal yang baru menghadapi kehadiran industri, dan hampir kurang lebih 50 tahun PT. Vale hadir di Lutim, otomatis masyarakat sudah familiar dengan hal itu.

Selain itu, terkait dengan hilirisasi nikel, beberapa investor akan berinvestasi di Luwu Timur dan hampir sebagian berinves pada prodak baterai untuk kebutuhan mobil listrik.

“Investasi itu didorong oleh pemerintah pusat terkhusus di Luwu Timur ini. Alhamdulillah ada beberapa investor yang akan berinvestasi nantinya, dan ini akan kita dorong,” ucapnya.

Namun ia menegaskan, para investor yang kita dorong nantinya atau berinves di Lutim wajib menerapkan investasi green (hijau), sebagai contoh yang diterapkan oleh PT. Vale saat ini.

Ia menyebut, ada tiga blok yang akan dikelolah terdiri dari Pemda Lutim, Provinsi Sulsel serta pihak swasta, kemungkinan besar tahun ini sudah mulai eksplorasi, dan tahun depan sudah melaksanakan mining produksi.

“Tahun ini beberapa investor akan beroperasi di kawasan industri dan akan melakukan perekrutan tenaga kerja. Berdasarkan penyampaian mereka ke kami, bahwa Tahun 2027 akan mulai produksi dan menyerap tenaga kerja kurang lebih 100 ribu orang,” kuncinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *