INPUTRAKYAT_LUTIM,–Bundaran Batara Guru (BBG) Kota Malili, dibangun. Hal itu ditandai dengan digelarnya launching yang dipimpin langsung Bupati Luwu Timur, Budiman Hakim belum lama ini.
Informasi yang dihimpun, BBG tersebut akan dikerjakan oleh sub kontraktor PT. Vale Indonesia.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga membangun sport center ruang terbuka hijau (RTH) yang terletak di depan Kantor Dinas Pendidikan Lutim.
RTH ini rencananya akan dikerjakan langsung PT. Citra Lampia Mandiri beserta sub kontraktor nya.
Untuk diketahui, dua mega proyek ini menelan anggaran yang cukup fantastis yang dikabarkan bersumber dari dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Kendati demikian, Posko perjuangan rakyat (Pospera) Kabupaten Luwu Timur meminta agar kedua mega proyek tersebut diawasi masyarakat.
“Dana CSR ini adalah tanggung jawab sosial perusahaan terhadap wilayah pemberdayaan, karena digunakan pemerintah maka masyarakat wajib untuk mengawasinya mulai dari penganggaran sampai ke pelaksanaan,” ungkap Ketua Pospera Lutim, Erwin R Sandi, Minggu (26/09/2021).
Menurutnya, pemerintah saat ini tengah menggiring perusahaan mengeluarkan CSR untuk membangun di Kabupaten Luwu Timur dengan dalih kepentingan masyarakat. Olehnya itu, mari kita kawal penggunaan dana CSR tersebut.
Selain itu, perusahaan juga dituntut untuk bagaimana CSR bisa tepat sasaran di wilayah pemberdayaan sebagaimana amanat UU, tetapi saat ini lagi-lagi saya melihat dana CSR dari PT. Vale dan perusahaan lainnya belum dinikmati masyarakat di wilayah tambang.
Sementara pemerintah daerah bersama perusahaan tengah menggunakan CSR untuk kepentingan pembangunan, lalu bagaimana dengan masyarakat terdapak?
Maka dari itu, mari kita kawal penggunaan dana CSR ini agar betul-betul dinikmati masyarakat nantinya, imbuhnya.
Liputan: Amrung | Editor: Redaksi.














