INPUTRAKYAT_MAKASSAR, — Film “Bunda Kisah Cinta 2 Kodi” yang di produksi Inspira Pictures sudah bisa dinikmati oleh warga kota Makassar di bioskop mulai hari ini, minggu (11/2/2018), salah satunya seperti di XXI Mal Panakukang Makassar.
Secara bersamaan, Tim Produksi dari film tersebut menggelar konferensi pers di XXI Mal panakukang hari ini. Hadir dalam konferensi tersebut, Produser Film Rendi Saputra. Ia mengungkapkan, film ini sebenarnya terinspirasi dari kisah nyata, yang diambil dari perjalanan hidup seseorang dengan nama Tika Kartika. Ia merupakan seorang perempuan tangguh dalam membangun usaha dan keluarga yang diangkat dari novel Asma Nadia berjudul “CINTA DUA KODI”.
”Kisah perempuan tangguh ini sangat menginspirasi kami untuk diangkat ke layar lebar. Berdasarkan pengalaman hidup saya mengenal sosok Bunda Tika yang merupakan ibu angkat saya, saya melihat sosok ini punya potensi untuk diteladani semangatnya, spiritnya, ketekunannya. cara kerjanya serta ketegasannya.” Ungkap Rendy
Selain itu, Rendy Menilai, Tika memiliki cara tersendiri tentang Bagaimana dia menyikapi berbagai masalah dan juga memberdayakan orang-orang di sekitar. Menurutnya, hal itu sangat luar biasa. “Itulah yang menarik perhatian saya untuk mengangkat sosok ini ke layar lebar”, ungkapnya.
Rendy juga menjelaskan, dalam Film ini, Inspira Pictures mengangkat tema enterpreneurship yang digabungkan dengan tema muslimah. Karena Menurutnya, hal ini sangat relevan di kalangan para wanita muda muslimah.
“Film ini dikemas menjadi sebuah film yang memiliki jalinan tentang bisnis yang justru dekat dengan masyarakat luas, khususnya dengan kaum perempuan. Dan menjadi gambaran bahwa ternyata tidak mudah untuk menjadi seorang pengusaha apalagi pengusaha muslimah, di mana seorang wanita harus berdamai dengan aktivitasnya dan juga rumah tangganya,” ujar Rendy.
Sesuai dengan targetnya, yaitu perempuan muda serta pengusaha muslimah, Film ini pun tak lepas menggandeng sederet aktor muda Indonesia, seperti Acha Septriasa, Ario Bayu, Wulan Guritno, Sheila Dara, Arina Mindhlsa, Shaquilla Nugraha, Mumu Gomez, Tri Yudiman, Inggrid Widjanarko, Budi Dalton dan lainnya.
Rendy juga menjelaskan, film ini sempat dibuat versi dokumenternya oleh sutradara muda Ali Eunoia. Dan ketika konsep film ini siap diangkat ke layar lebar, Ali kembali diberi kepercayaan untuk menggarap sekaligus mengembangkan skenarionya bersama dengan sahabatnya Bobby Prasetyo.
“Ali sudah memiliki pendalaman yang kuat tentang sosok Bunda Tika karena sebelumnya Ali sudah membuat film dokumenter tentang beliau. Jadi selama proses produksi film ini, Ali sudah memiliki riset, data, dan sudut pandang dari berbagai sisi yang cukup kuat untuk cerita. Sementara dari sisi fiksi, Bobby memiliki kekuatan untuk mengangkat kaidah rasa sehingga kolaborasi duo sutradara muda ini menjadi sangat menarik ” jelas Rendy.
Untuk diketahui, Film ini sudah melalui proses syuting sejak 15 Maret 2017 lalu dan mengambil lokasi syuting yang diantaranya yakni Jakarta, Bogor dan Bandung.
Liputan: Hidayat














