Example 728x250
Example 728x250
Input Nasional

Jatinegara Diterjang Banjir, Pemprov DKI Jakarta Terkesan Cuek

465
×

Jatinegara Diterjang Banjir, Pemprov DKI Jakarta Terkesan Cuek

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_JAKARTA,–Bencana banjir kembali diterjang warga RT. 009 / Rw. 07 Kelurahan Bidara Cina Otista, Kecamatan Jatinegara, Provinsi Jakarta Timur, diakibatkan curah hujan yang mengguyur beberapa hari ini.

Informasi yang dihimpun di lokasi, air tersebut merupakan kiriman dari sungai yang terletak di kota Bogor dan Puncak pegunungan Jawa Barat.

Kepanikan warga Tanjung Lengkong Jakarta Timur berawal pada 05 Febuari, Senin malam.

Pantauan media ini, warga yang terkena musibah banjir terletak di RT. 08 / RW. OO7 dan RT. O9 Kelurahaan Bidara Cina, Tanjung Lengkong, Jaktim.

Atas musibah tersebut Pemerintah Kota Provinsi Jakarta Timur dinilai tidak cekat dalam mengatasi warga yang membutuhkan pengobatan dan obat untuk penyakit gatal, hal itu diungkapkan warga setempat yang enggan di mediakan namanya.

Menurut info yang di peroleh dari warga setempat membutuhkan tenaga medis dan obat untuk penyakit gatal gatal. Penanganan ini sangat lambat, karna warga menunggu selama tiga hari belum ada tindakan dari Pemrov DKI Jakarta khususnya Pemkot Jatim, Kamis (08/02/18).

Saat diminta tanggapan atas keluhan warga, Ketua RW. O7 tak berada di lokasi demikian halnya pihak Kelurahaan Bidara Cina, Otista, Jaktim.

Sementara di lokasi hanya terlihat para relawan Jokowi yang mengatasnamakan Raden Independen dan LSM Manguni Indonesia.

Menurut Bunda Neti Herawati Ketua Umum Relawan Raden Independen mengatakan, ketika mendapatkan informasi adanya banjir di wilayah ini, kami langsung bereaksi untuk terjun ke lokasi banjir.” kami membantu warga tidak membedakan suku ras dan agama. Kami tidak ada kepentingan politik,” papar Netty, di lokasi banjir.

“Kami memberikan hati nurani dalam musibah ini, sepatutnya kita membantu obat obatan dan kebutuhan pokok. Kami sudah datang selama tiga hari di tempat ini,” katanya.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta tidak cepat tanggap dalam mengani banjir ini, terutama warga yang tekena musibah. Anehnya kenapa tidak seorangpun terlihat dari pihak Pemkot DKI Jakarta hadir disini seperti tidak ada tanda-tanda kehidupan, bagaikan kota mati wilayah ini,” tandas Netty.

Sementara itu, salah satu warga RT 009/RW 07 Otista, Tanjung Lengkong, Pipit Maimuna mengharapkan perhatian pemerintah terhadap warga yang terimbas banjir.

“Saya berharap pemerintah cepat memperhatikan warga disini. Kami sudah lama tinggal menetap selama 14 tahun pak, jadi kami memohon kepada Pemerintah Jokowi dan Gubernur untuk segera menangani banjir ini yang berkisar setinggi dua meter. Ini bencana banjir yang luar biasa dasyatnya pak,” tutup Pipit dengan nada kesal.

Liputan: Joe Sigar | Editor: Zhakral.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *