INPUTRAKYAT_JENEPONTO–Barisan Pemuda Nasional Turatea meminta Kepala Kejaksaan Negeri atau kejari Jeneponto untuk meninggalkan Kabupaten jeneponto, provisinsi Sulawesi Selatan.
Hal ini disampaikan Kordinator lapangan Barisan Pemuda Nasional Turatea, Alim Bahri saat mengelar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Negeri Jeneponto, sebagai hari peringatan sumpah pemuda ke 93 tahun.
Dalam orasinya, Alim Bahri menilai kejari jeneponto tidak mampu menuntaskan kasus dugaan korupsi di kabupaten jeneponto.
“Banyak kasus dugaan korupsi di jeneponto, namun saat ini belum ada kepastian hukumnya,”kata Alim Bahri kepada InputRakyat
Hal itu, kata Alim Bahri sangat merugikan daerah terkhususnya masyarakat Kabupaten Jeneponto. Selain meminta kejari jeneponto meninggalkan jeneponto, BPNT juga mendesak Bupati Jeneponto untuk melakukan evaluasi terhadap seluruh pimpinan OPD.
Tak hanya itu, mereka juga meminta kepada Kapolres Jeneponto untuk menuntaskan kasus korupsi DPRD yang, melibatkan oknum bendahara DPRD Kabupaten Jeneponto.
Ia mengecam, jika tuntutanya tidak di indahka dalam waktu 2 X 24 jam, mereka akan kembali melakukan aksi
“Kami BARISAN PEMUDA NASIONALIS TURATEA (BPNT) akan segera melakukan aksi demonstrasi besar, jika tuntutan itu tidak diindahkan,” tegas Alim Bahri














