Example 728x250
Example 728x250
Input Sulteng

Ketua DPRD Morut Lepas 1.550 Raider, Jajal Jalur Ekstrem Bumi Tepo Asa Aroa

43
×

Ketua DPRD Morut Lepas 1.550 Raider, Jajal Jalur Ekstrem Bumi Tepo Asa Aroa

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MORUT — Suara mesin meraung dari Lapangan Morokowa, Kolonodale, Morowali Utara, Sabtu pagi, 8 Agustus 2026. Ribuan motor trail bergerak meninggalkan garis start.

Sebanyak 1.550 raider bersiap menaklukkan jalur yang membelah lanskap Bumi Tepo Asa Aroa antara tanjakan, hutan, gunung, dan bentang laut Morowali Utara.

Ajang itu bertajuk Trail Adventure One Day “Mamala Bertabur Bintang”. Ketua DPRD Morowali Utara, Hj. Warda Dg Mamala, melepas para peserta dari garis start.

Tak ada podium yang diperebutkan pagi itu. Yang diuji adalah nyali, ketahanan mesin, dan kemampuan membaca medan. Jalur menjadi arena utama, sementara alam Morowali Utara menjadi panggungnya.

Warda mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang membuat kegiatan tersebut dapat terselenggara.

“Jaga kekompakan di jalur, dan nikmati keindahan laut dan gunung Morowali Utara,” kata Warda sebelum melepas para raider.

Dari kerumunan 1.550 peserta, dua nama terlihat ikut menggeber motor di barisan depan. Anggota DPRD Morowali Utara, H. Ahmad Dg Mamala, dan pengusaha muda sekaligus sponsor kegiatan, Fauzan Ari Nugraha alias Ochan Mamala, turut mengambil bagian.

Keduanya bukan sekadar berdiri di garis start. Mereka ikut masuk ke jalur bersama para peserta.

Keikutsertaan itu membuat “Mamala Bertabur Bintang” tak hanya menjadi agenda olahraga otomotif. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang perjumpaan antara komunitas, pemerintah, legislator, dan pelaku usaha di Morowali Utara.

Jalur yang dilintasi para raider sekaligus memperkenalkan sisi lain Morowali Utara. Di luar hiruk-pikuk pertambangan dan pembangunan ekonomi, daerah ini menyimpan bentang alam yang menawarkan tantangan bagi penggemar olahraga ekstrem.

Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K, turut hadir menyaksikan pelepasan peserta. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga hadir dalam kegiatan tersebut.

Pagi itu, Kolonodale tidak hanya menjadi titik keberangkatan. Dari sana, 1.550 raider membawa suara mesin menuju jalur-jalur terjal Tepo Asa Aroa menguji adrenalin sekaligus menelusuri wajah Morowali Utara dari dekat.

Di medan seperti itu, jarak bukan satu-satunya ukuran. Kekompakan menjadi bekal, keberanian menjadi modal, dan alam menjadi lawan sekaligus daya tarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *