INPUTRAKYAT_JENEPONTO– Meski sudah ada klarifikasi dari guru madrasah bernama Ardi bahwa uang terbelah yang di posting sebelumnya di media sosial dan menganggap uang palsu adalah uang asli.
Polres Jeneponto masih terus melakukan penyelidikan soal uang tersebut. Bahkan kepolisian Polres Jeneponto berkoordinasi pihak Bank Indonesia untuk mengetahui keaslian uang tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Syahrul Raja mengatakan pihak Polres Jeneponto sudah mengirim surat ke pihak Bank Indonesia (BI).
“Kami meminta pemeriksaan ahli soal uang terbelah yang diamankan dari guru madrasah,”Kata AKP Syahrul Raja
Sebelumnya pihak BRI Jeneponto sudah memeriksa uang terbelah tersebut yang diamankan Polres Jeneponto sebagai barang bukti.
Pihak BRI menggunakan mesin untuk mengecek uang terbelah tersebut, dan hasilnya uang tersebut lolos dari mesin screaning BRI Jeneponto.
Kasus ini jadi perhatian setelah banyaknya video viral tentang dugaan peredaran uang palsu di sulawesi selatan, apalagi sebelumnya kepolisan berhasil menbongkar sindikat pembuatan uang palsu di kampus UIN Alauddin Makassar beberapa waktu lalu.














