INPUTRAKYAT_MORUT,–Kondisi seorang pekerja proyek rehab Kantor Bupati Morut yang terjatuh dari atas tembok pengaman lantai dua setinggi 10 meter, mulai membaik.
Demikian diungkapkan Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Morut yang juga Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek tersebut, Fahrudin Lalu, Kamis (2/11/2023).
“Saat menjalani perawatan medis di RSUD Kolonodale, korban bernama Heri (23) asal Jawa Tengah hanya mengalami keretakan pada tumit kaki, dan saat ini kondisinya sudah mulai membaik,” jelasnya.
Ia menceritakan, mulanya korban duduk diatas tembok pengaman lantai dua mengenakan body harness yang sudah dikaitkan di kayu penopang katrol.
Apesnya kata Fahrudin, pada saat korban menarik atap seng spandek berwarna hitam keatas, tiba-tiba kayu penopang katrol rubuh yang bersamaan korban terjauh ke halaman kantor.
“Seketika itu juga korban langsung dilarikan ke RSUD Kolonodale untuk segera mendapatkan perawatan medis,” ujarnya.
Atas insiden itu lanjut dia, penanggung jawab perusahaan pelaksana proyek akan bertanggung jawab penuh sampai korban sembuh.
“Ini murni insiden yang tidak terduga, dan jauh sebelum kejadian saya sudah mengingatkan pekerja sebelum melakukan beraktivitas untuk memakai alat savety saat bekerja,” terangnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa item pekerjaan yang sudah dirampungkan rekanan saat ini yakni pemasangan atap, pemasangan Plafon PPC, plafon PPC di lantai dua blok A.
“Sementara ini yang tengah dikerjakan oleh rekanan di blok A yaitu pemasangan titik mata lampu,” papar Fahrudin.
Lanjutnya, untuk pemasangan lest ACP keliling di Kantor Bupati sudah selesai pada blok A, B dan C, sementara pemasangan ACP pada dinding depan blok A dan B, sementara dikerja.
“Untuk item pekerjaan pada blok C belum dilakukan, nanti setelah blok A dan B rampung,” bebernya.
Ditambahkannya, adapun volume pekerjaan rehab Kantor Bupati baru mencapai 17 persen sebagaimana hasil pemeriksaan BPKP baru-baru ini.
Untuk diketahui, pelaksana rehab kantor Bupati Morut yakni CV. Putra Maleo, dengan nilai kontrak Rp. 5,8 Miliar. Sementara waktu pelaksanaan selama 128 kelender.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














