Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Lapor Pak Bupati! Ada Upah Jasa Ta’ Hidup di Gubuk Tak Layak Huni

653
×

Lapor Pak Bupati! Ada Upah Jasa Ta’ Hidup di Gubuk Tak Layak Huni

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Miris kehidupan Zainuddin (62) warga Kelurahan Malili, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, tepatnya Jl. By Pas berkisar 300 meter dari Terminal Malili, yang tinggal seorang diri di gubuk tak layak huni.

Pantauan media ini, gubuk berukuran 4 x 5 meter ini terlihat beralaskan tanah, berdiding papan dan beratap seng serta bergelumutan tumpukan sampah jenis kardus.

Zainuddin mengaku kalau dirinya bertempat tinggal di gubuk tersebut kurang lebih selama 4 tahun. Sementara lahan tersebut masih merupakan milik yang kerap disapa Ibu Mike.

“Saya hanya numpang Pak di lahan ini sudah 4 tahun,” ucap Zainuddin kepada InputRakyat.co.id, Selasa (18/12/18).

Ia menceritakan, sehari-harinya saya bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lutim berstatus upah jasa bagian kebersihan.

Jadi setiap hari saya ikut mobil angkutan sampah untuk memungut sampah dari tempat satu ke tempat lain kemudian di buang ke TPA, ujarnya lagi.

“Tapi saya syukuri upah yang saya dapatkan tiap bulannya sebesar Rp. 1,5 juta. Uang ini sudah cukup Pak membiayai hidup saya sehari-hari,” kata Zainuddin.

Dari uang itu, untuk makan sudah cukup tapi saya belum mampu membeli lahan, jadi ya’ saya harus terpaksa hidup numpang di lahan Ibu Mike.

Menurutnya, atap seng yang saya gunakan ini merupakan bekas pemakaian orang demikian halnya diding rumah yang terbuat dari papan. “Namanya barang bekas Pak kalau tiba hujan tetap saja masuk air, tapi saya syukur masih bisa terhindar dari panas dan angin.

Sementara tumpukan sampah jenis kardus ini kata Zainuddin, itu merupakan tambahan penghasilan Pak, jadi saya pungut lalu saya jual.

Lebih jauh Ia menceritakan, bahwa dirinya tinggal sebatang kara tanpa satu pun sanak family di Luwu Timur. “Keluarga dan saudara saya Pak semua bertempat tinggal di Kota Palopo, dan saya belum pernah berumah tangga jadi ya’ saya tinggal disini seorang diri, bebernya.

Liputan: Arif | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *