Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Miris, Capaian IPEI Kabupaten Luwu Timur Terendah Kedua di Sulsel

512
×

Miris, Capaian IPEI Kabupaten Luwu Timur Terendah Kedua di Sulsel

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Berdasarkan informasi yang dihimpun, pencapain Indeks Pembangunan Ekonomi Inklusif (IPEI) tahun 2020, Kabupaten Luwu Timur berada diposisi terendah kedua di Sulsel setelah Kabupaten Luwu.

Direktur Celebes Development Center, Afrianto mengatakan, hasil IPEI itu dikeluarkan oleh Bappenas RI, dan kenapa Kabupaten Luwu Timur berada diposisi terendah kedua di Sulsel karena dipengaruhi oleh dua pilar.

Pilar yang dimaksud yakni pemerataan pendapatan dan pengurangan kemiskinan serta perluasan akses dan kesempatan, sambungnya lagi, Rabu (30/06/2021).

Lebih jauh ia menjelaskan, bahwa dari pilar tersebut terdapat pula 18 sub pilar yang dijadikan penilaian dan 21 indikator untuk pembangunan ekonomi inklusif.

Menurutnya, dari 18 sub pilar penilaian diantaranya ketimpangan dan kemiskinan. Hal itu dapat dilihat dari rasio pendapatan dini dan sumbangan pendapatan perempuan serta rata-rata pengeluaran rumah tangga desa dan kota.

Sementara untuk penilaian sub pilar kemiskinan itu sendiri dilihat dari persentase penduduk miskin dan rata-rata konsumsi protein perkapita perhari, jelas Afri.

Sehingga jika dilihat indikator dari sub pilar kemiskinan itu, maka Bappenas RI menempatkan Kabupaten Luwu Timur pada posisi terakhir di Sulsel, bebernya.

Tetapi untuk pilar ketiga yakni perluasan akses dan kesempatan diantaranya berbicara soal ketenagakerjaan kata Afri, maka Luwu Timur berada di posisi terendah kedua di Sulsel.

“Perlu diketahui bahwa IPEI Luwu Timur pada tahun 2019 berada diangka 5,02 persen. Sementara di tahun 2020 mengalami penurunan mencapai 4,91 persen, untuk tahun 2021 kalau saya melihat secara garis beras kemungkinan Luwu Timur masih diposisi yang sama,” ujarnya.

Olehnya itu, kalau pemerintah daerah di Lutim melihat secara detail indikator ini tentu bisa menemukan dimana letak yang harus dibenahi, tambahnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *