INPUTRAKYAT_LUTIM,–Ustadz M. Daud dikabarkan diberhentikan jadi Imam Masjid Agung Malili.
Kabar tersebut dibenarkan Ustadz Daud saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Jumat (13/08/2021).
“Iye, mulai bulan ini saya tidak lagi jadi Imam Masjid Agung Malili,” ujarnya.
Ia menceritakan, kalau dirinya diberhentikan seolah-olah ada penekanan.
“Saya disampaikan dari teman kalau Bupati Lutim mengatakan, kalau ia tidak akan cairkan dana hibah Rp 1,5 Miliar untuk pembangunan Masjid Agung kalau saya masih jadi Imam,” bebernya.
Hal itu disampaikan Bupati ketika teman-teman bersilaturahmi di Rujab Bupati usai sholat Idul Fitri kemarin, sambungnya lagi.
Tak sampai disitu, ketika saya mau ambil gaji di pengurus Masjid Agung bulan kemarin, mereka menyampaikan kalau Kabag Kesra Pemda Lutim meminta saya untuk menghadap.
Namun saat saya menghadap, pak Kabag Kesra langsung menyampaikan kalau nama saya akan dihapus.
“Tabe pak Ustadz ada pesan dari pak Bupati katanya untuk Imam Masjid Agung namanya dihapus, jadi mulai bulan depan sudah tidak ada nama ta,” terang Ustadz Daud tiru ucapan Kabag Kesra.
Tidak hanya itu, setelah Idul Adha kemarin, pak Bupati juga menyampaikan ke Jama’ah usai sholat Jumat di Masjid Agung kalau yang menggantikan saya dari Angkona.
“Nah, kalau memang seperti ini keputusannya saya lapang dada menerima dengan harapan Masjid Agung bisa dibangun oleh Pemda,” tutupnya.
Terpisah, Kabag Kesra saat dikonfirmasi melalui telepon genggamnya namun dijawab anaknya dan menyampaikan kalau beliau sedang sakit.
Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan Bupati Luwu Timur, Budiman terkait persoalan tersebut.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














