Nurhasni: ASN Harus Netral di Pilkada

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lutim menggandeng Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menggelar sosialisasi netralitas ASN di Pilkada.

Kegiatan tersebut berlangsung di Pusat jajanan serba ada (Pujasera) Malili, Minggu (23/02/2020) malam.

Pantauan media ini, di momentum yang sangat baik ini tampak dihadiri hanya satu orang kepala OPD yakni Kamal Rasyid dan satu orang ASN dari BPBD Lutim.

Asisten Bidang Promosi dan Advokasi KASN, Nurhasni mengatakan, bahwa ASN merupakan pilihan karir bukan sebuah pilihan politik.

“Kalau ada ASN yang mau bergabung dalam politik seharusnya yang bersangkutan mengundurkan diri, kan masih banyak orang di luar sana yang mau jadi ASN,” tandasnya.

Kanapa harus seperti itu kata Nurhasni, karena ASN sudah diatur oleh undang-undang, ujarnya lagi.

Lanjutnya, ketika mereka katakan ASN punya hak suara, ya betul tetapi hak suaranya hanya di dalam bilik saat pencoblosan, bukan karena punya hak suara lalu turut pula berapilasi dalam politik atau memenangkan salah satu calon tertentu.

“ASN itu harus betul-betul netral dan memikirkan bagaimana karirnya serta fokus sebagai pelayan masyarakat,” kuncinya.

Ditemui usai kegiatan, Ketua Bawaslu Luwu Timur Rahman Atja menuturkan, dari kesimpulan sosialisasi ini ASN wajib netral dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan digelar tahun ini.

Disinggung minimnya sejumlah kepala OPD dan ASN lingkup Pemda Lutim yang hadir kata Rahman, kami memang tidak undang, ini hanya sebagai bentuk sosialisasi dari KASN di depan publik tentang netralitas ASN.

“Besok kegiatan ini dilanjutkan dengan dihadiri sejumlah kepala OPD dan ASN,” tambahnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *