INPUTRAKYAT_LUTIM,–Program baru yang dicanangkan oleh PT. Vale Indonesia (PT.VI) bekerjasama pemerintah kabupaten Luwu Timur dengan menggandeng konsultan Commit foundation (Comunity inisiatif for transformation) dalam hal coorporate social responsibility (CSR) dalam waktu dekat ini mulai berjalan.
Sebelumnya program yang diketahui bernama comunnity development (Comdev) ini, berubah nama menjadi program terpadu pengembangan masyarakat (PTPM) yang salah satu komponennya yaitu program mitra desa mandiri (PMDM), kemudian saat ini menjadi program pengembangan masyarakat (PPM) pengembangan kawasan perdesaan mandiri (PKPM) yang berbasis kawasan perdesaan dengan mengacu permen desa No. 5 tahun 2016 tentang pengembangan kawasan perdesaan.
Untuk mempertajam langkah program tersebut dibentuk lah badan kerjasama antar desa (BKAD) yang nantinya menjadi pelaku dalam hal menginventarisir, mengkaji dan merumuskan potensi yang ada di masing-masing desa dalam hal kaitannya dengan pengembangan kawasan perdesaan mandiri (PKPM).
Setelah sebelumnya dilakukan pembentukan tim BKAD di beberapa desa di kecamatan Malili. Kembali dilakukan pembentukan dan pengukuhan pengurus BKAD kecamatan yang dikukuhkan oleh ketua pengurus sekretariat PPM PKPM Kabupaten Jois a. Baso dan dilantik langsung oleh Camat Malili Drs. H. Anwar Rachman M.Si, Jumat (26/10/18) di Aula Kantor Camat Malili.
Dalam sambutannya H. Anwar mengatakan, kita berharap dana CSR dari PTVI ini dapat berkontribusi besar untuk program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kawasan perdesaan mandiri yang akan berjalan kedepannya, karena mekanisme program yang akan berjalan nantinya adalah dana/uang mengikuti program perencanaan yang telah disepakati oleh badan kerjasama antar desa (BKAD) kecamatan, ungkapnya.
Lanjut disampaikan H. Anwar, kepada pengurus BKAD Kecamatan untuk bekerja dan merumuskan program apa saja yang ada di beberapa desa, salah satu contoh pengembangan dalam hal potensi rumput laut, dikarenakan adanya pabrik rumput laut di Desa Pasi-Pasi, imbuhnya.
Sementara itu, Ketua pengurus sekretariat PPM PMDM kabupaten Jois A. Baso juga menjelaskan, di kecamatan Malili ada 2 kawasan yaitu daerah pesisir yang terdiri dari Desa Balantang, Pasi-Pasi, Wewangriu dan Desa Harapan selanjutnya daerah perkotaan/penunjang antara lain kelurahan Malili, Desa Baruga, Desa Laskap, Desa Puncak Indah dan Desa Pongkeru.
“Oleh karena itu, dari 2 kawasan tersebut dibentuklah 2 BKAD yg masing-masing mewakili desanya dalam hal perencanaan program desa nantinya, dan kita berharap dengan adanya program yang difasilitasi langsung oleh PT. Vale indonesia ini dapat dirasakan manfaatnya bagi seluruh desa pemberdayaan PTVI dan tentunya masyarakat secara langsung” ucapnya.
Untuk lebih mematangkan program ini PT. Vale Indonesia menggandeng pihak ketiga yaitu konsultan commit foundation (Comunity inisiatif for transformation) yang juga sebagai fasilitator demi keberhasilan program PPM PKPM kedepan nantinya, kata Jois.
Liputan: Arif | Editor: Amk.














