Pemda Lutim Tak Siapkan Dapur Umum di Lokasi Korban Tenggelam, Tim Penyelamat Berang

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Tim penyelamat korban tenggelam di Danau Towuti, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, berang lantaran tidak tersedianya dapur umum di lokasi bencana.

“Kami menyangkan sikap pemerintah daerah Lutim dalam hal ini Dinas Sosial yang seharusnya dihari pertama pencarian korban tenggelam mereka sudah menyiapkan dapur umum untuk tim pencarian,” ungkap pembina tim Batara Guru Rescue & Response Indonesia, Rauf Dewang, Kamis (10/06/2021).

Menurutnya, sampai saat ini Dinas Sosial belum juga menurunkan dapur umum. Sementara disaat kami konfirmasi ke bidang menangani hal itu hanya mengatakan belum ada petunjuk dari Kadis, Sukarti, karena beliau masih di Makassar.

Seharusnya soal seperti ini tidak perlu secara formil karena ini berbicara kategori bencana, belum lagi Pak Bupati, Budiman sudah pernah turun langsung melakukan pencarian, sambungnya lagi.

“Lucu juga saya lihat ini Pemda, kalau daerah tetangga yang bencana, mereka langsung kasat kusut lalu sigap terjun dilapangan, sementara warganya sendiri tenggelam sepertinya setengah hati membantu,” tandas Rauf.

Ini warga mu bos yang kami cari, kasihan keluarga mereka berharap penuh ke tim penyelamat agar korban segera ditemukan, ucapnya dengan nada kesal.

Lanjutnya, karena tidak adanya bantuan Pemda soal dapur umum, hingga akhirnya masyarakat setempat dan keluarga korban patungan membuat dapur umum untuk tim.

“Miris saya melihat Pemda Lutim, masa soal beginian masyarakat harus dibebankan, kemana tanggung jawab Pemda terhadap masyarakatnya,” tutupnya.

Untuk diketahui, di hari ke lima pencarian korban tenggelam belum juga membuahkan hasil.

Kedua korban tersebut yakni Islahudin (69) dan Ishar (35) warga Desa Loeha, Kecamatan Towuti.

Nasib naas yang menimpah korban disaat menuju Desa Loeha dengan menggunakan perahu jenis bala-bala.

Namun dipertengahan jalan tiba-tiba perahu yang digunakan korban dihantam ombak hingga terbalik.

Beruntung dalam insiden itu tiga orang yakni Haerunnisa (15), Andang (18) serta Fahrul (19) dapat menyelamatkan diri, sementara dua orang lainnya tenggelam dan sampai saat ini masih dalam pencarian.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Anugrah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *