INPUTRAKYAT_MORUT — Pemerintah Kabupaten Morowali Utara tak ingin sekadar mengirim banyak cabang olahraga ke Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tengah. Tahun ini, pemerintah daerah memilih bersikap selektif dengan memprioritaskan cabang olahraga yang dinilai memiliki peluang meraih medali.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi mengatakan, hampir semua cabang olahraga memiliki potensi untuk dikembangkan. Namun keterbatasan anggaran membuat pemerintah harus menentukan pilihan.
“Memang hampir semua cabang olahraga punya potensi untuk berprestasi. Tetapi karena keterbatasan, kita akan memprioritaskan cabang-cabang olahraga yang punya peluang besar untuk mendapatkan medali,” kata Delis yang juga Ketua KONI Morowali Utara, Jumat, 28 Agustus 2026.
Delis mengatakan jumlah cabang olahraga yang akan dikirim ke Porprov Sulteng belum diputuskan. Pemerintah masih menilai kesiapan masing-masing cabang, termasuk peluang mereka untuk bersaing.
Menurut dia, keputusan tersebut akan diambil setelah evaluasi terhadap kesiapan atlet dan cabang olahraga. Pemerintah menargetkan penetapan jumlah cabang olahraga serta kontingen dilakukan pada September 2026.
“Kita lihat dulu kesiapan masing-masing cabang. Nanti pada September baru kita putuskan berapa cabang yang akan kita ikutkan,” ujarnya.
Kebijakan itu membuat keikutsertaan Morowali Utara di Porprov mendatang tidak semata diukur dari banyaknya cabang yang tampil. Pemerintah ingin anggaran yang terbatas diarahkan kepada cabang yang dianggap paling memungkinkan menyumbang medali bagi daerah.














