INPUTRAKYAT_MAJENE, – Komitmen bersama Pemerintah dalam upaya pencegahan stunting terus diperkuat melalui sinergi berbagai pihak, termasuk keterlibatan aktif aparat kewilayahan. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Babinsa Koramil 1401-02/Pamboang Kodim 1401/Majene, Sertu Irpan, rutin hadir dan berperan aktif dalam kegiatan Posyandu di wilayah binaannya.
Kehadiran Sertu Irpan terlihat dalam kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di Dusun Rea-rea, Desa Bonde Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Rabu (25/3/2026). Pada kesempatan tersebut, ia tidak hanya memantau jalannya pelayanan kesehatan, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat serta memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai pentingnya pemantauan tumbuh kembang anak.
Sertu Irpan turut membantu petugas kesehatan dalam pelaksanaan pelayanan Posyandu sekaligus memberikan motivasi kepada para ibu agar lebih peduli terhadap kesehatan dan pemenuhan gizi anak sejak usia dini. Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dan mencegah stunting.
“Kami hadir untuk memberikan semangat dan mengingatkan para orang tua bahwa kesehatan anak harus dipantau secara rutin. Melalui Posyandu, kita bisa mencegah stunting sejak dini,” ujar Sertu Irpan.
Ia menambahkan bahwa peran orang tua sangat menentukan dalam memastikan anak memperoleh asupan gizi yang cukup serta mendapatkan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk aktif memanfaatkan layanan Posyandu yang dilaksanakan setiap bulan.
Sementara itu, Danramil 1401-02/Pamboang, Kapten Inf Sahrir, mengapresiasi dedikasi Babinsa yang terus hadir di tengah masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan, termasuk di bidang kesehatan.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi motor penggerak dalam setiap kegiatan, termasuk upaya pencegahan stunting. Ini merupakan bagian dari pengabdian TNI AD dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Posyandu menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan bebas stunting. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan upaya percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Majene dapat berjalan lebih optimal.














