Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Pemkab Lutim Gelar Rapat Forum Kabupaten Sehat, Bahas 20 Indikator Belum Capai Target

14
×

Pemkab Lutim Gelar Rapat Forum Kabupaten Sehat, Bahas 20 Indikator Belum Capai Target

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,— Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar Rapat Forum Kabupaten Sehat di Aula Sasana Praja Kantor Bupati Luwu Timur, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Aini Endis Anrika, yang hadir mewakili Ketua Forum Kabupaten Sehat, Hj. Puspawati Husler.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Tim Pembina, Koordinator Tatanan dan Anggota Tim Pembina, Koordinator Tatanan dan Anggota Forum Kabupaten, serta sejumlah undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Aini Endis Anrika menyampaikan bahwa rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut hasil evaluasi Kabupaten/Kota Sehat yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan.

“Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, masih terdapat 20 indikator yang nilainya belum mencapai target,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Luwu Timur hingga saat ini belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat, yang menjadi salah satu aspek penting dalam penilaian.

Lebih lanjut disampaikan, sebelum dilakukan penginputan data ke dalam aplikasi Sistem Informasi Penilaian Kabupaten/Kota Sehat (SIPANTAS), seluruh koordinator tatanan forum telah melakukan penilaian mandiri (self assessment).

“Dengan penilaian mandiri tersebut, kita sudah mengetahui capaian nilai masing-masing indikator untuk tahun 2025 dan triwulan I tahun 2026,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sesuai arahan Kementerian Kesehatan, batas akhir penginputan data tahun 2025 ke dalam aplikasi SIPANTAS adalah tanggal 25 April 2026.

Mengakhiri sambutannya, Aini mengajak seluruh pihak, khususnya pengurus Forum Kabupaten Sehat, untuk terus melaporkan perkembangan capaian indikator kepada koordinator tim pembina di masing-masing tatanan.

“Hal ini penting agar indikator yang nilainya masih rendah dapat segera ditingkatkan dan memenuhi target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Aini Endis juga menekankan bahwa pembenahan tidak hanya menjadi tanggung jawab Forum Kabupaten dan Tim Pembina, tetapi juga perlu dilakukan hingga ke tingkat kecamatan dan desa.

“Forum Kecamatan dan Pokja Desa Sehat juga perlu mendapat perhatian, terutama dalam hal progres kegiatan,” tambahnya.

Untuk itu, ia berharap Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang tergabung dalam kelembagaan forum kabupaten dapat melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala di tingkat kecamatan dan desa.

Selain itu, ke depan akan dilakukan pembagian tanggung jawab wilayah kecamatan kepada masing-masing tatanan, sehingga seluruh pihak dapat mengetahui secara langsung kelemahan maupun potensi yang ada di setiap wilayah.

Dengan langkah tersebut, diharapkan sinergi antar seluruh elemen dapat semakin kuat dalam mewujudkan Kabupaten Luwu Timur sebagai Kabupaten Sehat yang memenuhi seluruh indikator penilaian.

Liputan: (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *