INPUTRAKYAT_LUTIM,–Sejumlah masyarakat Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, mempertanyakan soal pengadaan umbul-umbul di setiap rumah warga.
Pasalnya, umbul-umbul tersebut diperoleh masyarakat dengan cara membeli dengan senilai Rp 50 ribu perpasang.
“Iye, umbul-umbul itu kami beli Rp 50 ribu perpasang, yang dibawakan langsung oleh RT,” ungkap Melin warga setempat, Rabu (12/05/2021).
Tetapi yang kami pertanyaan kenapa harus dibeli sementara di umbul-umbul tersebut terdapat logo PT Vale dan bertuliskan PPM-PKPM PT Vale dan PKK Desa Matompi.
Bukan kah kegiatan itu ada anggarannya, lalu kenapa masyarakat kembali dibebankan, keluh Melin.
Dikonfirmasi terpisah, Sekertaris Desa Matompi, Salman mengatakan, bahwa pengadaan umbul-umbul itu bersumber dari PPM-PKPM PT Vale.
Dimana dana yang digunakan itu adalah peralihan dari kegiatan bimtek yang batal dilaksanakan oleh PPM-PKPM PT Vale.
Sehingga PKK Desa Matompi membuat proposal dengan mengajukan tiga program diantaranya pengadaan meja tenis dan umbul-umbul.
Tak sampai disitu ia juga membenarkan kalau umbul-umbul tersebut diperjualkan ke warga. Menurutnya, uang itu nantinya masuk ke kas PKK.
“Pelaksanaan kegiatan ini adalah PKK Desa Matompi, yang dananya bersumber dari PPM-PKPM PT Vale, bukan ADD atau DD,” jelasnya.
Ditanya berapa besaran nilai anggaran peraihan tersebut kata Salman, saya tidak tahu persis berapa besaran nilainya, yang pastinya begitu proses kegiatannya.
Namun ditambahkannya, bahwa umbul-umbul ini akan disalurkan ke setiap rumah di Desa Matompi.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.
















