Example 728x250
Example 728x250
Input Sulbar

Peringatan Harkopnas ke-79, Pemkab Majene Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Ekonomi Rakyat

171
×

Peringatan Harkopnas ke-79, Pemkab Majene Dukung Penguatan Koperasi Merah Putih sebagai Pilar Ekonomi Rakyat

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAJENE,– Pemerintah Kabupaten Majene menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen dalam memperkuat pembangunan ekonomi kerakyatan melalui pengembangan koperasi yang modern, profesional, dan berdaya saing.

Upacara dihadiri oleh Bupati Majene, Dr. H. A. Achmad Syukri, S.E., M.M., Wakil Bupati Majene, Dr. Hj. A. Ritamariani Basharoe, M.Pd., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Majene.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kepala Kejaksaan Negeri Majene, Andi Irfan, membacakan amanat Menteri Koperasi Republik Indonesia, Ferry Joko Yuliantono.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa peringatan Harkopnas tahun ini mengusung tema “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, yang mencerminkan tekad pemerintah untuk menjadikan koperasi sebagai fondasi utama pembangunan ekonomi nasional.

Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pemerintah terus mempercepat pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Dari target pembentukan lebih dari 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia, saat ini lebih dari 1.061 koperasi telah resmi beroperasi.

Dalam amanatnya ditegaskan bahwa pembangunan koperasi tidak berhenti pada pembentukan kelembagaan semata, tetapi juga diarahkan menjadi motor penggerak industrialisasi rakyat melalui pengembangan koperasi sektor produksi.

“Kita tidak berhenti pada pembentukan koperasi. Pemerintah terus mendorong lahirnya koperasi-koperasi sektor produksi yang mampu menjadi penggerak industrialisasi rakyat,” demikian kutipan amanat Menteri Koperasi yang dibacakan Kajari Majene.

Pemerintah juga mendorong transformasi koperasi agar mampu mengelola berbagai sektor usaha strategis secara modern, mulai dari pengelolaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) hingga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Selain itu, koperasi diharapkan menjadi pelaku utama hilirisasi komoditas lokal, termasuk kelapa sawit, sehingga petani dapat menghasilkan produk bernilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui momentum Hari Kesadaran Nasional, Menteri Koperasi mengajak seluruh pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kabupaten Majene, untuk terus memberikan pembinaan, pendampingan, dan penguatan tata kelola koperasi secara berkelanjutan. Upaya tersebut diharapkan mampu menghapus stigma lama bahwa koperasi merupakan organisasi yang lamban dan rumit, serta menjadikannya sebagai lembaga ekonomi yang profesional, transparan, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

“Indonesia tidak akan menjadi negara maju apabila desa-desa belum berdaya. Karena itu, mari kita bangun koperasi yang profesional, modern, transparan, inovatif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global,” tegas Andi Irfan saat membacakan amanat Menteri Koperasi.

Upacara ditutup dengan ajakan kepada seluruh pemangku kepentingan, mulai dari instansi vertikal, pemerintah daerah, perbankan, akademisi, hingga pengurus koperasi konvensional dan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Majene, untuk memperkuat sinergi, meningkatkan tata kelola berbasis teknologi, serta menumbuhkan kembali semangat gotong royong sebagai fondasi dalam mewujudkan koperasi yang tangguh dan menjadi pilar utama ekonomi kerakyatan.

SMD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *