INPUTRAKYAT_MAJENE, – Dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia atau World Contraception Day (WCD) Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Majene melalui jajaran Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN melaksanakan kegiatan Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak.
Kegiatan yang mengusung tema “Keluarga Berencana, Pilihan Cerdas untuk Masa Depan” tersebut dipusatkan di UPTD Puskesmas Pamboang, Kabupaten Majene, Jumat (18/9/2026).
Pelayanan KB yang diberikan secara gratis ini menyediakan berbagai pilihan alat kontrasepsi bagi masyarakat, di antaranya pil KB, suntik KB, IUD atau spiral, implan, hingga kondom. Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan akses pelayanan kesehatan reproduksi yang mudah dan terjangkau bagi masyarakat.
Pembina kegiatan, Hj. Andi Beda B., S.Sos., M.Adm., didampingi Kepala UPTD KB Kecamatan Pamboang, Fadli Paulangi, bersama tim medis dan seluruh penyuluh keluarga berencana tingkat Kabupaten Majene, turut memantau langsung pelaksanaan pelayanan.
Dalam arahannya, Hj. Andi Beda menyampaikan bahwa Pelayanan KB Serentak merupakan bagian integral dari program nasional yang dilaksanakan secara masif oleh pemerintah pusat melalui BKKBN.
“Secara umum, agenda besar BKKBN Nasional terbagi ke dalam dua pilar utama, yaitu Program Unggulan Nasional atau Quick Wins dan agenda atau acara tahunan rutin. Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia ini menjadi salah satu momentum tahunan rutin yang kita optimalkan untuk menyentuh langsung masyarakat di tingkat pedesaan,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Ia menambahkan, pelayanan KB tidak hanya berkaitan dengan pengaturan kehamilan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang sehat dan berkualitas. Dengan perencanaan keluarga yang baik, pasangan usia subur dapat menentukan waktu dan jarak kehamilan sesuai kondisi keluarga.
Pelaksanaan kegiatan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Sinergi antara UPTD KB Kecamatan Pamboang, Puskesmas Pamboang, tenaga medis, serta penyuluh keluarga berencana membuat pelayanan dapat berjalan dengan baik dan menjangkau masyarakat secara langsung.
Program KB juga memiliki keterkaitan erat dengan upaya pencegahan dan penurunan risiko stunting, salah satunya melalui pengaturan jarak kehamilan yang ideal. Jarak kelahiran yang terencana memberikan kesempatan bagi ibu untuk memulihkan kondisi kesehatan dan memenuhi kebutuhan gizi sebelum menjalani kehamilan berikutnya.
Melalui momentum Hari Kontrasepsi Sedunia 2026, Pemerintah Kabupaten Majene berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat. Keluarga Berencana bukan sekadar mengatur kelahiran, tetapi merupakan investasi untuk mewujudkan keluarga sehat, generasi berkualitas, dan masa depan yang lebih sejahtera.














