Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Perwakilan OPD Minim dan Anggota DPRD Tak Hadir, Peserta Musrembang Burau Kecewa

417
×

Perwakilan OPD Minim dan Anggota DPRD Tak Hadir, Peserta Musrembang Burau Kecewa

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, berlangsung di Aula Kantor Camat Burau, Senin (01/03/2021).

Musrembang Kecamatan merupakan tindak lanjut dari musrembang Desa Se-kecamatan Burau yang digelar baru-baru ini.

Camat Burau, Sukri membuka kegiatan tersebut yang dihadiri seluruh kepala desa se Kecamatan Burau beserta para undangan.

Pantauan media ini, tampak kegiatan tersebut berlangsung alot lantaran sejumlah kepala desa mempertanyakan beberapa usulan musrembang desa 2020 lalu yang sampai hari ini belum juga terealisasi.

Ditemui usai kegiatan, salah satu peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut, Mas’ud Arif yang juga Ketua BPD Desa Laro mengaku kecewa dengan musrembang Kecamatan kali ini.

“Dalam musrembang ini kita diminta untuk pengusulan baru, sementara pengusulan lama saja sampai saat ini belum juga direalisasikan. Seharusnya usulan lama yang diprioritaskan, karena usulan masyarakat itu sangat mendesak,” tandas Mas’ud.

Tak sampai disitu, Mas’ud juga menyayangkan ketidakhadiran para anggota DPRD khususnya dari dapil Kecamatan Wotu-Burau dalam kegiatan tersebut.

“Seharusnya di momen yang penting ini kehadiran anggota dewan sangat diharapkan karena kegiatan ini adalah kegiatan yang sangat urgen, dimana banyak isu-isu strategis pembangunan kedepan yang mesti didengarkan oleh mereka sebagai corong aspirasi masyarakat Burau,” tegasnya.

Tidak hanya itu, ia juga mengaku kecewa karena minimnya kehadiran perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Lutim.

“Buat apa kita bahas isu strategis arah desa di Kecamatan Burau kalau semua pemangku kepentingan tidak hadir. Ini kan momen yang penting untuk diketahui kondisi yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Olehnya itu, saya berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi, dan kami minta pemerintah daerah dan DPRD lebih serius dalam kegiatan seperti ini demi kemajuan desa, imbuhnya.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *