PLT Gubernur Sulsel Ajak Masyarakat Doakan Nurdin Abdullah

  • Whatsapp
Ket : Andi Sudirman Sulaiman -PLT Gubernur Sulawesi Selatan

INPUTRAKYAT__MAKASSAR– Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, di tunjuk sebagai pelaksana tugas Gubernur Sulsel. penunjukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) setelah Gubernur Sulsel terjaring Operasi Tangkap Tangan dan kini di tetapkan sebagai tersangka tidak pidana korupsi.

Menanggapi kasus hukum yang dialami oleh Nurdin Abdullah, Wagub Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengaku, berempati dan mendoakan yang terbaik.

Bacaan Lainnya

“Kami atas nama Pemerintah dan masyarakat, serta secara pribadi turut berempati dan prihatin atas apa yang menimpa Beliau. Semua orang bisa diuji, dan semua dari kita harus saling mengingatkan,” Kata PLT Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman pada wartawan Minggu 28 Februari di rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel di Jalan Yusuf Dg Ngawin, Kecamatan Rappocini Kota Makassar.

PLT Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersama Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Adik mantan menteri Pertanian Indonesia, Amran Sulaiman ini ,juga mengajak warga Sulsel mendoakan Nurdin Abdullah, yang saat ini tengah menjalani proses hukum di KPK.

“Kita doakan Beliau yang terbaik karena ini kan masih berproses. Saya bersama masyarakat selalu berharap yang terbaik karena sebenarnya masih banyak program-program dan visi-misi kami yang belum tuntas bersama Beliau,” tuturnya.

Ditanyai terkait penunjukannya sebagai PLT Gubernur, Andi Sudirman mengatakan, bahwa hanya bersifat sementara untuk mengisi kekosongan. Karena sistem roda pemerintahan dan pelayanan harus tetap berjalan.

“Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun, tentu amanah dari Allah ini sebagai ujian dan setiap orang diantara kita akan diuji, saya berdoa semoga turunnya amanah ini bersama Inayah dan Taufiq-Nya. Kami berharap dukungan semua dalam bekerja yang sinergi demi masyarkat banyak,” pintanya.

Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sebagai di tunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur per 28 Februari 2021. Hal itu merujuk setelah Gubernur Nurdin Abdullah yang tengah terseret kasus hukum.

Liputan : Ardiansah |Editor :Risa

Anugrah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *