INPUTRAKYAT_LUTIM,–Ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19, pemerintah Kabupaten Luwu Timur akan menggratiskan tagihan air PDAM.
Hal itu disampaikan Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler pada 27 April lalu. Katanya, kebijakan tersebut berlaku selama tiga bulan, guna meringankan beban masyarakat.
Namun hal itu rupanya hanya isapan jempol saja. Pasalnya, sampai saat ini kebijakan tersebut belum juga diwujudkan pemerintah daerah.
“Mana janji Pemda Lutim mau gratiskan tagihan air, kok kebijakan tersebut belum juga diwujudkan sampai saat ini,” tandas Sekjen Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Lutim, Awaluddin, Minggu (12/07/2020).
Pemerintah perlu pahami bahwa selama pandemi ini, masyarakat khususnya masyarakat menengah kebawah kesulitan pada perekonomian, jelasnya.
“Inilah yang seharusnya pemerintah daerah fikirkan, salah satunya mewujudkan kebijakan tersebut, bukan hanya sekedar diucap lalu diwacanakan saja,” tegas Awal.
Coba kita lihat daerah tetangga, masa mereka bisa mewujudkan hal itu, sementara Pemda Luwu Timur tidak bisa, tambahnya.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.














