Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Revitalisasi SDN 278 Mahalona Libatkan Warga, Progres Pembangunan Capai 69,90 Persen

104
×

Revitalisasi SDN 278 Mahalona Libatkan Warga, Progres Pembangunan Capai 69,90 Persen

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—UPT SDN 278 Mahalona, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, mendapatkan bantuan pemerintah melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dengan nilai anggaran mencapai Rp1.101.452.355 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program revitalisasi tersebut bertujuan meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran proses belajar mengajar.

Kegiatan pembangunan yang berlokasi di Desa Tole, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, ini dilaksanakan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender, terhitung sejak 1 September hingga 29 Desember 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala UPT SDN 278 Mahalona, Rachmat Basuki, S.Pd., saat ditemui di sekolahnya, Rabu (4/11/2026).

Ia mengatakan, pelaksanaan pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat setempat.

Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas pendidikan yang dibangun.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan revitalisasi ini. Program pemerintah ini menjadi harapan besar bagi kami untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah, sehingga anak-anak dapat belajar dengan nyaman dan para guru bisa melaksanakan tugas mengajar dengan lebih baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai 69,90 persen dari keseluruhan pekerjaan yang direncanakan.

Adapun item pekerjaan dalam program revitalisasi tersebut meliputi rehabilitasi enam ruang kelas, pembangunan satu ruang kelas baru untuk kelas I, pembangunan satu unit WC, pemasangan paving block, serta pembangunan gapura sekolah.

Rachmat berharap seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan, dengan tetap memperhatikan kualitas dan kekuatan bangunan.

Baginya, pembangunan fasilitas pendidikan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga harus memberikan manfaat jangka panjang bagi peserta didik, tenaga pendidik, dan masyarakat.

“Kami berharap pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu dengan kualitas bangunan yang baik dan kokoh. Sebab, bangunan ini akan digunakan dalam jangka panjang untuk menunjang kegiatan pendidikan anak-anak kita,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat Desa Tole yang telah memberikan dukungan serta ikut menjaga lingkungan sekolah selama proses pembangunan berlangsung.

Menurutnya, dukungan masyarakat sangat membantu pelaksanaan pekerjaan agar berjalan lebih maksimal dan sesuai dengan harapan bersama.

Dalam pelaksanaannya, panitia P2SP terus berupaya membangun koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk unsur pengawasan dan konsultan, guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan serta memperhatikan mutu bangunan.

“Alhamdulillah, seluruh tim panitia dapat bekerja sama dengan baik. Kami bersama P2SP berupaya menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya agar hasil pembangunan benar-benar berkualitas dan dapat dimanfaatkan oleh sekolah,” tambahnya.

Diketahui, UPT SDN 278 Mahalona memiliki 197 peserta didik yang tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Sekolah tersebut didukung delapan tenaga pendidik, satu operator sekolah, dan satu tenaga tata usaha.

Dengan adanya program revitalisasi ini, pihak sekolah berharap fasilitas pendidikan semakin memadai sehingga dapat menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman, meningkatkan semangat belajar peserta didik, serta mendukung peningkatan mutu pendidikan di Desa Tole, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur. (solihin).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *