Example 728x250
Example 728x250
Input Politik

Safri Minta Kader PKB Gunakan Media Sosial untuk Buktikan Kerja, Bukan Pencitraan

63
×

Safri Minta Kader PKB Gunakan Media Sosial untuk Buktikan Kerja, Bukan Pencitraan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MORUT — Sekretaris DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tengah, Muhammad Safri, meminta kader memanfaatkan media sosial untuk menunjukkan aktivitas dan kerja nyata partai kepada masyarakat.

Ia mengingatkan bahwa komunikasi digital tidak boleh berhenti pada upaya membangun citra.

Demikian ditegaskan Safri dalam kegiatan orientasi politik dan usai mengukuhkan Pengurus, dan Musyawarah Kerja Cabang DPC PKB se-Kabupaten Morowali Utara periode 2026–2031, di Desa Lembontanara, Kecamatan Mori Utara, Rabu (28/10/2026).

Menurut Safri, perubahan pola komunikasi membuat media sosial semakin penting bagi organisasi politik, terutama untuk menjangkau generasi milenial dan Generasi Z.

Ia mendorong pengurus di tingkat cabang, kecamatan, hingga ranting mempublikasikan kegiatan sosial, penyerapan aspirasi, dan program yang dijalankan kader. Informasi tersebut diharapkan membuka ruang partisipasi sekaligus memperlihatkan aktivitas organisasi kepada publik.

Namun, Safri menekankan bahwa aktivitas digital harus disertai tanggung jawab. Kader diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terpancing provokasi, atau menjadikan media sosial sebagai saluran kebencian.

Publikasi kegiatan, menurut dia, seharusnya menjadi sarana transparansi dan komunikasi dengan masyarakat. Artinya, informasi yang disampaikan perlu mencerminkan kegiatan yang benar-benar dilakukan, bukan sekadar narasi untuk membangun popularitas.

Safri juga mengingatkan bahwa komunikasi digital tidak dapat menggantikan kehadiran langsung kader di tengah masyarakat. Pengurus tetap harus mendengarkan keluhan warga, memperjuangkan aspirasi, dan mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi.

Ia menilai, keberhasilan partai tidak semata-mata ditentukan oleh perolehan kursi di parlemen. Ukuran lainnya adalah sejauh mana organisasi memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai kita sibuk menghitung berapa kursi yang ingin diraih, tetapi lupa menghitung berapa persoalan masyarakat yang sudah kita bantu selesaikan,” kata Safri.

Dalam kegiatan yang sama, ia meminta pengurus baru memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa dan menyusun program kerja dengan target yang jelas. Muskercab, menurut dia, harus menghasilkan langkah konkret yang bisa dilaksanakan dan dievaluasi.

Safri berharap kader PKB mampu menjaga persaudaraan, merawat kepercayaan masyarakat, dan membangun komunikasi politik yang menyejukkan.

Bagi dia, penggunaan media sosial dan kerja lapangan harus berjalan beriringan. Informasi yang disampaikan kepada publik perlu ditopang oleh kegiatan nyata agar kehadiran partai tidak hanya terlihat di layar, tetapi juga dirasakan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *