INPUTRAKYAT_LUTIM,–Sesosok mayat lelaki ditemukan mengapung di aliran irigasi tambak, desa Lakawali Pantai, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, Rabu (17/01/18).
Penemuan tersebut menggegerkan warga setempat.
Mayat lelaki itu sendiri saat ditemukan menggunakan baju kemeja lengan panjang warna putih, tidak menggunakan celana, terdapat luka lecet pada bagian lengan sebelah kiriter dan luka lecet dikepala bagian belakang serta luka gores pada bagian dada sebelah kiri. Diduga ia tewas tenggalam.
Pertama kali ditemukan Enal (15) dan Asrul (15) warga desa Lakawali, saat melintas hendak mengambil jaring disebuah tambak dengan menggunakan sepeda motor.
Saat itu Enal menyangka mayat tersebut hanya boneka. Setelah Ia perhatikan ternyata mayat yang tersangkut dikayu tertancap tepat berdekatan pintu air tambak.
Atas kejadian tersebut, spontan Enal melaporkan ke orang tuanya yakni Lutfi.
Selang beberapa menit, anggota Polres Lutim yang dipimpin KBO Sat Reskrim IPTU Agusman serta didampingi Kaur Identifikasi AIPTU Muh. Yuswar dan anggota piket tiba di lokasi guna melakukan olah TKP.

Kasat Reskrim Polres Lutim, IPTU Akbar Andi Malloroang mengatakan, setiba petugas di lokasi posisi mayat sudah berada di pematang tambak setelah dievakuasi warga dan dalam kondisi tak bernyawa yang diduga tewas tenggelam, ungkapnya kepada InputRakyat.co.id.
Diketahui, sosok mayat tersebut bernama Made Lungguh (70) warga dusun Londoe, Desa Lakawali, Kec. Malili, Kab. Luwu Timur.
Berdasarkan informasi keluarga korban kata Akbar, bahwasanya korban mengalami gangguan jiwa alias tidak waras dan sering meninggalkan rumah serta jarang pulang, tutupnya.
Liputan: Harding | Editor: Zhakral.














