Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Tindaklanjuti Program Ibas -Puspa, Dinas Pertanian Lutim Akan Genjot Tiga Komoditi Perkebunan

1741
×

Tindaklanjuti Program Ibas -Puspa, Dinas Pertanian Lutim Akan Genjot Tiga Komoditi Perkebunan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Bidang perkebunan, Dinas Pertanian, Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, mulai tancap gas dengan menggenjot produksi tiga komoditi unggulan.

Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk tindak lanjut program Bupati dan Wakil Bupati Lutim, H. Irwan Bachri Syam – Hj. Puspawati Husler, khusus dibidang pertanian.

“Saat ini kami fokus mengembangkan dan meningkatkan hasil tiga komoditi yang saat ini menjadi primadona Luwu Timur yakni, lada, coklat dan Sawit,” kata Kabid Perkebunan, Muchtar, Jumat (18/4/2025).

Kedepan kita menargetkan kata Muchtar, bagaimana produksi tiga komoditi unggulan itu hasilnya bisa dua kali lipat dari hasil yang sekarang.

“Ini bisa kita capai dengan melakukan pemilihan bibit yang tepat hingga peningkatan pendampingan penyuluhan pertanian,” ujarnya.

Meski begitu lanjut Muchtar, tiga komoditi ini tidak mungkin kita kembangkan secara serampangan tentu kita melihat dimana pontensi ketiga komoditi tersebut yang paling cocok.

“Jika melihat 20 tahun sebelumnya sampai saat ini, tiga komoditi tersebut sudah kelihatan dimana berpotensi atau layak dibudidayakan,” jelas Muchtar.

Misalnya lada, prospeknya sangat cocok di wilayah Towuti. Kakao di wilayah Tomoni, Wotu dan sekitarnya. Sementara sawit paling cocok di wilayah Angkona, Kalaena dan Burau.

“Inilah yang menjadi perhatian khsusus kami untuk bagaimana memberikan sentuhan agar komoditi kita ini hasilnya bisa jauh lebih baik lagi,” ketus Muchtar.

Menurutnya, harga lada saat ini sudah menyentuh di angka Rp 130 ribu per kilo, kakao Rp 110 sampai Rp 120 per kilo, sawit berada dikisaran Rp 2.330 per kilo.

“Nah, ketika sudah kami kembangkan, kini giliran perdagangan dan industri untuk mengemas produk unggulan kita kedepannya, agar pasar tiga komoditi ini tidak anjlok, hal ini yang akan kita kolaborasikan dengan dinas terkait,” terangnya.

Ia berharap, ketika tiga komoditi unggulan ini maju, maka Luwu Timur tidak hanya dikenal sebagai wilayah industri pertambangan saja, melainkan pengahasil lada, kakao dan sawit.

Berikut perkembangan tanaman perkebunan di Luwu Timur saat ini,

Kelapa sawit: seluas 10.030,75 hektar, produktifitas ton per hektar per tahun, 9,60. Produksi tandan buah segar (TBS) 51.800,83 ton. Untuk pekebun KK, 4.735.

Kakao : seluas 11. 147,23 hektar, produktifitas 0,54 ton per hektar per Tahun, produksi TBS, 3.470,04 ton, pekebun KK, 7.785.

Lada/merica: seluas 5.319,24 hektar, produktifitas 0,90 ton per hektar per Tahun, produksi TBS, 3.228,46 ton, pekebun KK, 5.347

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *