Wabup Irwan Evaluasi Kegiatan Fisik Tahun 2020, Warga Beri Apresiasi

  • Whatsapp

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar rapat evaluasi pelaksanaan kegiatan pembangunan fisik triwulan ke empat Tahun 2020, selama dua hari pada 11-13 Januari 2021.

Kegiatan itu dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat koordinasi terkait pelaksanaan tugas pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat.

Rapat ini dihadiri seluruh kepala OPD beserta pejabat pembuat komitmen (PPK), kasubag perencanaan atau staf yang menangani perencana dan kontraktor pelaksana.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam kepada wartawan mengenai kegiatan tersebut, Selasa (12/01/2021).

“Semua kegiatan fisik di Tahun kemarin akan dievaluasi kelebihan dan kelemahannya agar kegiatan di Tahun ini bisa menjadi lebih baik,” jelas Wabup Irwan.

Sebelumnya kegiatan serupa pernah dilaksanakan pemerintah daerah, kata Irwan. Jadi kesimpulannya, apa pun kelemahan kegiatan fisik di Tahun kemarin kita berharap tidak terulang lagi di Tahun ini, dan kelebihan di Tahun kemarin kalau perlu kita tingkatkan, sambungnya.

“Hal itu dilakukan agar pembangunan di daerah ini bisa terarah dan bermanfaat bagi masyarakat. Makanya Tahun ini kita melakukan evaluasi kegiatan Tahun kemarin,” kuncinya.

Tindakan pemerintah daerah melakukan kegiatan tersebut rupanya menuai apresiasi dari warganet. Demikian diungkapkan Andi Febianty melalui unggahannya di akun Facebook pribadinya.

“Ini sdh betul yg di lakukan oleh beliau krn hasil dari pantau saya di duga sejumlah proyek yg menggunakan anggran besar yg bersumber dari APBD rata2 matrial yg di gunakan adlah ilegal sperti pasir,sertu dan batuan .dimana kita ketahui bersama bahkan PPK dan konsultan pengawas juga tau kalau setiap proyek tender ada dokumen pendukung izin tambang yg harus dilampirkan oleh pemang tender (QUARI) karna dist ada anggran perkubikasi matrial. Sy mersa tdk akan ada anggran perkubikasinya kalau mereka tdk lampirkan dokumen izin tambang yg berlagalitas. Yg lucu nya pemda lakukan pemotongan langsung pajak TGC ke pembeli(kontraktor) bukan pada pengusahan tambabg galian C. Contoh Quari berjarak 20 kilo otomatis anggran matrial perkubikasi nya pasti besar di RAB Namun di duga kenyatan mereka mengambil tdk Sesuai Quari yg berjarak 20kilo pihak kontrktor mengambil metrial di jalar 5 kilo. Kira2 tidak terjadi markup kah dan masuk kah uji lab matrial yg di gunakan ? Salaut sama beliau dgn waktu yg sedikit yg di berikan mau mengadakan rapat jika memang surat yg di layangkan ini bertujuan sperti apa yg saya maksud ,kalau saya salah mhon di mafkan,” tulisnya. Unggahan tersebut mendapat reaksi empat komentar dan 25 like dari warganet.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *