INPUTRAKYAT_MAKASSAR, Wakil Ketua Umum HIPMI Sulsel, Arianto Burhan Makka angkat bicara soal pemberantasan narkoba di Indonesia. Selasa, (9/10/2018)
AMB sapaan akrab Arianto, mengatakan bahwa pemuda adalah ujung tombak dari program pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
“yang pasti bahwa pemuda adalah ujung tombak dari program pemerintah terkait pemberantasan narkoba,” ujarnya saat ditemui Inputrakyat.co.id, Minggu 6 Oktober 2018.
Menurutnya, Pemerintah sebagai perancang program memiliki batasan dalam menyelesaikan program tersebut hingga masyarakat menjadi objek yang sangat dibutuhkan.
“Mesti kita pahami bahwa pemerintah pun punya batasan dalam menyelesaikan program ini, makanya melibatkan masyarakat secara keseluruhan. Apakah dalam bentuk organisasi ataupun personal.
“Termasuk menggandeng organisasi yang memang memiliki peran penting yang dapat membantu pemerintah dalam pemberantasan Narkoba. Seperti ada Lembaga Anti Narkotika (LAN),” ungkapnya.
Langkah lain yang dapat dilakukan melalui penyuluhan pada masyarakat atau lembaga tertentu terkait penyalahgunaan narkoba. Pengetahuan yang dimiliki bisa menjadi pondasi awal dalam menjalankan program pemberantasan narkoba ini.
“Perihal ini juga bisa kita atasi dengan penyuluhan atau sosialisasi. Penyuluhan dilakukan disesuaikan dengan tempat dan kultur yang ada di masyarakat setempat” kuncinya.
Narkoba menjadi hal yang sebenarnya hanya merupakan kenikmatan sesaat, namun efek yang ditimbulkan bisa jadi kehancuran dua atau tiga tahun kedepan.
Liputan : IRA | Editor : Noya














