Example 728x250
Example 728x250
Input Politik

Warga Luwu Timur Nilai Husler-Budi Pasangan Ideal

413
×

Warga Luwu Timur Nilai Husler-Budi Pasangan Ideal

Sebarkan artikel ini

Foto: Budiman (kiri), Husler (kanan), tertangkap kamera saat menghadiri pelapisan jenazah almarhuma istri Mahading, anggota DPRD Lutim dari fraksi Golkar di Kecamatan Wotu.

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Pesta demokrasi dikabarkan akan dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Meski masih tinggal menghitum bulan, namun sejumlah bakal calon mulai bermunculan untuk ikut memeriahkan pesta demokrasi.

Demikian halnya di Kabupaten Luwu Timur. Salah satu nama yang masih diperhitungkan yakni, HM Thoriq Husler yang juga berstatus petahana sekaligus pimpinan partai Golkar di Luwu Timur.

Sejauh ini terlihat Husler belum menampakkan siapa yang akan mendampinginya, namun berhembus kabar kalau calon pendampingnya dari kalangan birokrat.

Sebelumnya, beberapa bulan yang lalu Husler sempat memberikan sinyal terhadap pendukungnya bahwasanya ia akan berpaket dengan salah satu warga di Kecamatan Malili.

Pernyataan itu disampaikan Husler saat meresmikan posko pemenangan MTH di Kecamatan Wasuponda.

Dari teka teki tersebut masyarakat menyimpulkan kalau yang dimaksud Husler adalah Budiman.

Dimana Budiman merupakan warga Malili juga sekaligus dari kalangan birokrasi yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Baperlitbangda Lutim.

Munculnya isu paket tersebut, warga Luwu Timur menilai Husler-Budiman adalah pasangan yang ideal.

Hal tersebut diungkapkan Jek sapaan akrabnya, warga Kecamatan Malili kepada media ini, Senin (01/06/2020).

Menurutnya, sangat pas kalau pak Husler menggandeng Budiman sebagai pendamping, karena pak Budiman dari kalangan birokrasi yang cukup paham tentang situasi di pemerintahan Lutim.

Paham dalam artian kata dia, konsep apa saja yang mau dilakukan untuk daerah ini beliau sudah tahu, apalagi saat ini dia menjabat sebagai Kepala Baperlitbangda.

Demikian halnya pak Husler, sebelumnya beliau berangkat dari kalangan birokrasi kemudian jadi wakil bupati era Andi Hatta dan saat ini sudah menjadi Bupati.

“Tentu berbekal pengalaman itu, Kabupaten Luwu Timur lima tahun kedepan sudah dipastikan jauh lebih baik,” terangnya.

Senada dari itu, Waris warga Kecamatan Tomoni menuturkan, prasyarat sebagai pasangan di Pilkada Lutim sangat ideal bagi kedua bakal calon ini.

Karena keduanya berangkat dari birokrasi yang sudah matang dalam pemerintahan serta lebih paham dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat Lutim, jelasnya.

“Saya kira keduanya sudah memiliki strategi dan langkah jitu untuk memajukan daerah ini,” singkat Firman.

Untuk diketahui, saat ini Partai Golkar memiliki tujuh kursi di DPRD Kabupaten Luwu Timur.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *