INPUTRAKYAT_PALOPO,–Aksi penipuan melalui telepon celuler belakangan ini terjadi dengan cara membajak salah satu akun WhatsApp milik pejabat TNI.
Diketahui penipuan itu dilakukan di sejumlah daerah. Hal itu dibuktikan dengan adanya tiga warga Palopo yang dilaporkan ke Mapolres Kota Palopo.
Informasi yang dihimpun, akun WhatsApp milik pejabat TNI paling banyak dibajak rata-rata dari Jakarta, Kalimantan, Sulawesi dan daerah lainnya.
Dandim 1403/Sawerigading, Letkol Inf M Imasfy, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.
Imasfy menuturkan, aksi penipuan mengatasnamakan pejabat TNI melalui Akun WhatsApp yang dibajak, itu sudah berlangsung sekitar dua bulan, ungkapnya, Sabtu (08/12/18).
Tak tanggung-tanggung, pelaku meminta uang dari para korbannya hingga puluhan juta.
Modusnya, minta ditransferkan uang dengan dalih bantuan karena sedang kena musibah, meminjam uang, hingga minta diisikan pulsa dengan mengatasnamakan pejabat TNI di Kalimantan, Jakarta, sulawesi dan daerah lainnya.
“Karena sudah meresahkan, dan menjelekkan institusi TNI, makanya di Palopo dilakukan operasi intelijen yang dilakukan oleh tim gabungan Intel Kodam dan Cyber guna mengungkap sindikat penipuan ini,” terangnya.
Menurut Dandim, operasi intelijen dilakukan di Kota Palopo, setelah penelurusan IT signal HP dan nomor Imei HP. Selain di Kota Palopo, operasi ini juga dilakukan di daerah luar Kota Palopo.
Liputan: Rk | Editor: Amk.














