INPUTRAKYAT_MORUT,–Beredar video di salah satu grub WhatsApp. Dalam video itu memperlihatkan aksi unjuk rasa.
Rupanya, aksi tersebut terjadi di Desa Gililana, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara, Sulteng.
Di video itu, tampak puluhan emak-emak ikut berunjuk rasa di Kantor Desa lalu ke Gedung Serba Guna, yang dikawal puluhan personil kepolisan.
Terdengar pula mereka berteriak ‘turunkan Kepala Desa’. Bahkan, para demontran membakar kayu di depan Gedung Serba Guna sebagai bentuk protes.
Aksi unjuk rasa itu dibenarkan Kepala Desa Giliana, Laudin, saat dikonfirmasi via pesan WhatsAppnya, Kamis (28/9/2023).
“Mereka tuntut kompensasi perusahan galangan kapal,” tulis Laudin.
Menurutnya, jika galangan kapal tersebut milik PT. Mitra Baru Maritim.
“Seharusnya pihak perusahaan mereka tabrak, tapi kenapa kepala desa yang jadi sasaranya,” ujarnya lagi.
Lanjutnya, saya hanya pertanyakan apa permasalahannya, ayo kita bicarakan, tapi mereka tidak mau dengar, harus perusahaan bayarkan itu kompensasi.
“Untuk sementara kondisi aman, tetapi saya sudah membuat laporan Polisi,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Petasia, Novrianto Najamudin mengatakan, besok kami kesana gelar rapat, singkatnya melalui pesan WhatsAppnya.
Liputan: Amk | Editor: Redaksi.















