INPUTRAKYAT_MORUT,–Pasca Kantor DP3AP2KB Morut ludes dilalap si jago merah, Pemda Morowali Utara langsung segera menyikapi persoalan tersebut.
Sekda Morowali Utara, Musda Guntur mengatakan, setelah peristiwa itu kami langsung melakukan peninjauan pagi tadi, ungkapnya, Senin (15/1/2024).
Bahkan kata dia, kita juga sudah melakukan rapat bersama Bupati dan Wakil Bupati Morut membahas persoalan ini melalui zoom meeting.
Dalam rapat itu lanjutnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah akan membuat administrasinya serta SOP seperti laporan kronologis hingga SK pimpinan.
“Saat ini kita akan lakukan pengecekan dan pembersihan sisa-sisa kebakaran Kantor DP3AP2KB,” jelasnya.
Jadi untuk sementara seminggu ini kata Musda, mereka berkantor dulu di gedung bidang pengendalian anak, Dinas P3AP2KB, yang letaknya tak jauh dari lokasi kebakaran.
“Kemudian besok mulai dilakukan pembersihan ruangan eks Rumah Sakit Kolonodale untuk digunakan berkantor sementara, Insha Allah minggu depan sudah mulai berkantor,” sambungnya lagi.
Ia menyebut untuk pengadaan mobiler dan lain-lain akan ditanggung oleh Dinas P3AP2KB Morut.
Ditambahkannya, jika tahun ini masih dalam tahap perencanaan, dan tahun depan kita sudah mulai membangun gedung Kantor DP3AP2KB dua tingkat di lokasi yang sama.
Diberitakan sebelumnya, Kantor DP3AP2KB Morut diamuk si jago merah pada Minggu (14/1/2024) Pukul 22.30 WITA.
Diperistiwa itu, Gedung DP3AP2KB ludes terbakar beserta seisi Kantor, namun yang tersisa hanya brangkas yang didalamnya terdapat berkas.
Kasatpol PP dan Damkar Morut, Buharman Lambuli menyebut, jika dugaan sementara penyebab kebakaran diakibatkan korsleting listrik.
“Itu hanya dugaan saya, tapi teman-teman Polres Morut sudah turun ke lokasi kejadian pagi tadi untuk mengidentifikasi penyebab kejadian sembari memasang police line, jadi kita tunggu saja hasilnya,” jelasnya.
Akibat dari kejadian tersebut, gedung Kantor DP3AP2KB mengalami rusak berat dan kerugian ditaksir mencapai Rp 1 Miliar.














