INPUTRAKYAT_MAJENE,–Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan di Kabupaten Majene mencapai puncaknya di dua titik berbeda, yaitu Kecamatan Malunda dan Ulumanda. Kedua kecamatan ini menjadi titik akhir dalam serangkaian kegiatan Musrenbang yang telah dimulai sejak hari Senin di seluruh kecamatan di kabupaten tersebut.
Kegiatan di Kecamatan Malunda dimulai pukul 10.00 Wita, sementara di Kecamatan Ulumanda dimulai pukul 14.00 Wita. Bupati dan Wakil Bupati Majene turut hadir dalam acara tersebut, menunjukkan dukungan penuh pemerintah daerah terhadap proses penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
Musrenbang tingkat kecamatan merupakan forum musyawarah antar pemerintah daerah, kecamatan, dan pemerintah desa. Fokusnya adalah membahas dan menyepakati program kegiatan yang menjadi prioritas dalam pembangunan infrastruktur Kabupaten Majene. Tema yang diusung adalah “Akselerasi pengembangan SDM dan potensi SDA dalam menunjang kemandirian daerah.”
Kepala Bappeda atau perwakilan membacakan laporan hasil program kerja dari musrenbang tahun 2023, menjadi dasar utama untuk menentukan prioritas pembangunan di setiap desa/kelurahan. Kecamatan Malunda dan Ulumanda menyampaikan usulan prioritas, masing-masing satu Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yang akan menjadi fokus utama pemerintah daerah.
Bupati Majene, H. Andi Achmad Syukri Tammalele, menyampaikan komitmen untuk memaksimalkan program kerja yang belum terealisasi di tahun 2024. “Kami akan memastikan seluruh program prioritas terealisasi tahun ini,” ucapnya.
Pemerintah Kabupaten Majene berupaya keras untuk memenuhi usulan pembangunan dari Musrenbang Kecamatan, menutup acara dengan resmi setelah berlangsungnya diskusi dan kesepakatan. Hadir dalam acara ini, selain Bupati dan Wakil Bupati, adalah OPD terkait, Camat, Kepala Desa, dan perwakilan masyarakat dari Kecamatan Malunda dan Ulumanda, serta undangan lainnya.














