Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Bupati Irwan Sampaikan Duka Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Maros

709
×

Bupati Irwan Sampaikan Duka Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Maros

Sebarkan artikel ini
{"data":{"activityName":"","alias":"","appversion":"0.0.1","editType":"image_edit","exportType":"ads_export","filterId":"","imageEffectId":"","os":"android","pictureId":"a0195bb5d9ef434b933cdddee816c1f9","playId":"","product":"lv","infoStickerId":"","stickerId":""},"source_type":"vicut","tiktok_developers_3p_anchor_params":"{"source_type":"vicut","client_key":"aw889s25wozf8s7e","picture_template_id":"","capability_name":"retouch_edit_tool"}"}

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Bupati Luwu Timur, H. Irwan Bachri Syam menyampaikan duka mendalam dan harapan atas insidennya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT).

“Saya mohon dukungan dan doa kita semua (masyarakat Lutim) agar proses pencarian berjalan dengan lancar agar seluruh penumpang dapat ditemukan,” ucapnya, Minggu (18/1/2026).

Ia juga berharap agar seluruh relawan dan tim untuk selalu berhati-hati dalam proses pencarian penumpang. Semoga semuanya dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

Sebelumnya pada Sabtu (17/1/2026), Pukul 13.17 WITA, dikabarkan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) hilang kontak di Maros, Sulsel.

Alhasil bangkai pesawat ditemukan di salah satu ceruk dekat puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel.

Informasi yang dihimpun, terdapat 10 orang dalam pesawat tersebut, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang yang nerupakan pegawai Kementerian Kelautan Perikanan (KKP).

Berikut daftar nama yang diduga korban dalam insiden tersebut yang berhasil dirangkum,

1.Capt Andy Dahananto

2.Muhammad Farhan

3.Foo.Hariadi

4.Eob.Franky D Tanamal

5.Eob. Junaidi

6.Fa.Florencia Lolita

7.Fa.Esther Aprilita S

Penumpang:

1.MR Deden Mulyana

2.MR Ferry Irawan

3.MR Yoga Naufal.

Dari 7 kru yang on board terdapat dua orang warga Kabupaten Luwu Timur yakni Capt Andy Dahananto (Sorowako) dan Muhammad Farhan (Malili).

Sementara 3 orang penumoang merupakan pegawai Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) rute Yogyakarta menuju Makassar, sebagaimana diungkapkan Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono lewat jumpa pers.

Ia menyebut jika ketiganya sedang bertugas melakukan misi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan melalui udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *