INPUTRAKYAT_LUTIM, – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai terasa di Desa Pongkeru, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur. Pemerintah desa tak sekadar menyiapkan seremoni tahunan, tetapi berupaya menjadikan peringatan kemerdekaan sebagai ruang memperkuat gotong royong dan kebersamaan warga.
Persiapan dilakukan jauh hari. Pemerintah desa menggandeng Badan Permusyawaratan Desa (BPD), PKK, pemuda, hingga berbagai lembaga kemasyarakatan untuk menyusun rangkaian kegiatan yang akan digelar sepanjang perayaan.
“Persiapan sudah kami lakukan sejak awal. Kami ingin peringatan HUT RI tahun ini menjadi momentum untuk mempererat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di tengah masyarakat,” kata Kepala Desa Pongkeru, Aksan, saat ditemui di kediamannya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Agenda yang disiapkan beragam. Mulai dari kerja bakti membersihkan lingkungan, pemasangan bendera Merah Putih dan umbul-umbul, perlombaan tradisional, hingga gerak jalan yang melibatkan pelajar dan masyarakat.
Perayaan tahun ini juga mendapat tambahan energi dari kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Palopo. Mereka dijadwalkan berkolaborasi dengan pemerintah desa dan warga dalam berbagai kegiatan yang dipusatkan pada 18 Agustus 2026.
“Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palopo menjadi semangat baru bagi desa. Mereka akan bersama-sama dengan pemerintah desa dan masyarakat menyukseskan berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Aksan.
Menurut dia, keterlibatan mahasiswa diharapkan tidak hanya memeriahkan perayaan, tetapi juga mempererat hubungan antara kalangan akademik dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah warga.
Di sisi lain, pemerintah desa menyiapkan aspek pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib. Babinsa dan Bhabinkamtibmas dilibatkan untuk mengawal setiap agenda yang digelar.
“Tidak hanya itu, untuk memastikan seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan di desa berjalan dengan baik, kami juga melibatkan Babinsa dan Bhabinkamtibmas sebagai bagian dari upaya pengamanan sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan terkendali,” katanya.
Aksan mengajak seluruh warga berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan. Baginya, peringatan kemerdekaan bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan untuk merawat persatuan dan membangun kebersamaan di tingkat desa.
“Peringatan Hari Kemerdekaan bukan hanya seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan, memperkuat persatuan, dan membangun semangat kebersamaan demi kemajuan Desa Pongkeru,” tuturnya. (Solihin).












