Example 728x250
Example 728x250
Input Parlemen

Bantuan Pertanian Rp12,4 Miliar Digelontorkan, DPRD Minta Kelompok Tani Maksimalkan Pemanfaatannya

36
×

Bantuan Pertanian Rp12,4 Miliar Digelontorkan, DPRD Minta Kelompok Tani Maksimalkan Pemanfaatannya

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,—Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menyalurkan bantuan sektor pertanian senilai Rp12,4 miliar kepada ratusan kelompok tani di Kebun Hortikultura, Desa Balai Kembang, Kecamatan Mangkutana, Senin, 29 Juni 2026. Bantuan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.

Penyerahan bantuan dilakukan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, bertepatan dengan pelaksanaan Gerakan Tanam Cabai Tahun 2026. Sejumlah pejabat daerah, unsur Forkopimda, penyuluh pertanian, kepala desa, serta para petani menghadiri kegiatan tersebut. Dua anggota DPRD Luwu Timur, Sukasman dan Wahidin Wahid, juga tampak mengikuti agenda itu.

Sukasman menilai keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh besarnya nilai bantuan, tetapi juga oleh kemampuan kelompok tani mengelolanya secara efektif. Menurut dia, bantuan berupa benih, alat dan mesin pertanian, maupun sarana pendukung lainnya harus benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan hasil produksi.

“Jangan sampai bantuan hanya berhenti sebagai penyerahan simbolis. Yang terpenting adalah bagaimana kelompok tani bisa memanfaatkannya untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan,” ujarnya.

Ia mengatakan DPRD akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada sektor pertanian karena bidang tersebut masih menjadi penopang ekonomi sebagian besar masyarakat Luwu Timur.

Sementara itu, Bupati Irwan Bachri Syam menegaskan pemerintah daerah akan mempertahankan dukungan terhadap petani melalui berbagai program, mulai dari penyediaan benih unggul, bantuan alat mesin pertanian, hingga pengembangan infrastruktur penunjang.

Menurut Irwan, penguatan sektor pertanian menjadi salah satu strategi daerah dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, pemerintah juga menggelar Gerakan Tanam Cabai sebagai tindak lanjut Surat Edaran Bupati Luwu Timur tentang Gerakan Menanam Cabai dan Sayuran Lainnya. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi komoditas hortikultura sekaligus membantu menjaga kestabilan pasokan dan harga cabai di pasaran.

Pemerintah daerah berharap kolaborasi antara petani, pemerintah, dan DPRD dapat mempercepat peningkatan produktivitas pertanian sehingga sektor tersebut tetap menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Luwu Timur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *