Example 728x250
Example 728x250
Input Sulteng

Warga Desak Kejari Banggai Laut Lidik Setumpuk Kasus di Desa Tataba

453
×

Warga Desak Kejari Banggai Laut Lidik Setumpuk Kasus di Desa Tataba

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_BANGKEP,–Masyarakat desa Tataba, Kecamatan Buko, Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep) mendesak Kejari Banggai Laut menyelidiki dugaan setumpuk kasus di desanya yang bersumber Dana Desa (DD) tahun 2015 hingga 2017.

Menurut salah satu warga setempat Wardi mengatakan, ada beberapa dugaan kasus yang dinilai ganjil yakni pengadaan bodi perahu disinyalir barang bekas serta pukat dengan menelan DD sebesar Rp 100 juta yang diperuntukkan bagi nelayan.

“Alat tangkap itu yakni pukat diklaim bahwasanya bersumber dari DD, sementara faktanya merupakan milik salah seorang guru di kabupaten Banggai Balantak,” beber Wardi.

Sementara penerima manfaat yakni kelompok nelayan diduga pula fiktif, hal itu dikuatkan pengakuan Ketua BPD Tataba, Titin Labungani bahwa ia tak mengetahui adanya pembentukan kelompok serta pengadaan bodi perahu tersebut, terang Wardi kutip pengakuan Ketua BPD.

Tak hanya itu, diduga pula pengadaan lainnya berupa hewan ternak jenis itik di kongkalikong.

Tak sampai disitu, pemerintah desa juga membangun jalan kantong produksi desa Tataba tepatnya di dusun III Lempek yang menelan anggaran Rp. 370 juta yamg diduga markup.

“Pembangunan ini markup. Pasalnya, dalam volume pelaksanaan tertera sepanjang 4000 meter, namun yang terilisasi hanya 1.300 meter,” ucapnya.

Anehnya, ia menambahkan bahwa persoalan ini sudah ditangani oleh Inspektorat, bahkan Kades Tataba Arman Langasi sudah diperiksa, namun sampai saat ini belum ada kejelasan.

“Oleh sebab itu, kami minta Kejaksaan melakukan pemeriksaan sejumlah persoalan ini, tutupnya.

Liputan: Tommy | Editor: Amk.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *