Example 728x250
Example 728x250
Input Lutim

Antar Pesanan, Seorang Kurir di Towuti Nyaris Perkosa IRT

725
×

Antar Pesanan, Seorang Kurir di Towuti Nyaris Perkosa IRT

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_LUTIM,–Seorang pria berinisial AN (40) warga Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, diamankan Polisi setelah menyerahkan diri, kemarin.

AN terpaksa harus berurusan Polisi atas laporan pelecehan seksual terhadap seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial BS warga Jl Kasuari, Desa Wawondula, Kecamatan Towuti.

Kapolsek Towuti, AKP M. Wemben membenarkan hal tersebut saat dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (29/06/2021). “Iye hal itu benar, ini sementara kami tangani,” singkatnya.

Dikonfirmasi terpisah, BS selaku korban mengaku melaporkan AN ke Polsek Towuti lantaran dirinya mendapatkan perbuatan tak senonoh dan nyaris diperkosa.

Ia pun menceritakan kejadian yang menimpah dirinya pada 22 Juni malam. Dimana saat itu ia meminta ke AN untuk mengantarkan titipan uang.

Awalnya kata BS, pelaku menghubungi saya untuk meminjam uang senilai Rp 200 ribu, karena saya menang arisan saya pun meminta ke AN untuk sekaligus mengambil uang di salah satu teman kemudian mengantar uang itu ke rumah saya.

Menurutnya, AN saya kenal, ia merupakan kurir penitipan barang yang selama ini jasanya digunakan warga di Towuti, tetapi saya tidak menyangka kalau dia akan melakukan hal demikian ke saya.

Lanjut BS, setelah uang itu diantarkan ke rumah saya, AN kemudian bercerita serta curhat kalau dirinya sudah dua minggu tidak pernah berhubungan badan dengan istrinya, lalu dia meminta tolong ke saya untuk dicarikan perempuan, dan saya pun menjawab kalau saya tidak tahu soal seperti itu.

Namun tiba-tiba dipertengahan cerita kata BS, AN mulai berbicara tak senonoh seketika itu pun saya mulai kaget, dan parahnya lagi ia mengatakan kalau dia siap membayar saya berapa pun asalkan hasratnya tersalurkan.

Tidak sampai disitu, AN pun menunjuk alat kelaminnya dan mengatakan kalau sudah tegang lalu mengajak saya untuk masuk kedalam kamar.

Setelah saya menoleh ke anak saya yang sedang di ruang TV, tiba-tiba pula AN mendorong saya lalu menggerayangi tepat dibagian dada dan area sensitif saya, hingga akhirnya saya meronta lalu mengusir AN, terangnya.

Setelah beberapa menit ia meninggalkan rumah, AN kembali menghubungi saya melalui aplikasi video call Massengger, tetapi saat itu saya tidak angkat, kemudian AN chat saya kalau dirinya sedang di rumah neneknya.

Lantaran saya nda membalas chat dan mengangkat video call nya, AN kembali mengancam kalau saya tidak mengangkat video call nya, dia tidak akan mengembalikan dana yang dia pinjam, hingga akhirnya saya pun mengikuti kemauannya namun rupanya dia memperlihatkan perbuatan tak senonoh dengan kondisi bugil, sambungnya lagi.

Atas perbuatannya itu, saya pun akhirnya melaporkan AN ke Polsek Towuti. Dan terungkap pula kalau ada beberapa orang yang menjadi korban AN.

Liputan: Amk | Editor: Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *