INPUTRAKYAT_KENDARI – Badan Mutu KKP Kendari membuka ruang masukan publik untuk mengevaluasi dan memperbarui standar pelayanan mutu dan keamanan hasil perikanan.
Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan itu digelar di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (8/10/2026).
Forum tersebut diikuti sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari instansi terkait, pemerintah daerah, akademisi, asosiasi, LSM hingga pelaku usaha.
Kegiatan dibuka Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sultra Muhammad Fadlansyah. Forum ini menjadi wadah komunikasi dua arah antara penyelenggara layanan dan masyarakat sebagai pengguna layanan.
Masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan dapat menjadi bahan penyempurnaan standar pelayanan agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan.
Kepala Badan Mutu KKP Kendari Mohammad Zamrud mengatakan pelayanan publik harus terus diarahkan agar lebih berpihak kepada masyarakat, berkeadilan, berkualitas dan efisien.
“Pelayanan publik dalam Asta Cita adalah pelayanan yang berpihak pada masyarakat, berkeadilan, berkualitas, dan efisien,” kata Zamrud.
Menurutnya, penguatan birokrasi yang berorientasi pelayanan perlu dibarengi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur serta pemanfaatan sains dan teknologi.
Forum tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan rencana aksi kerja sama antara Badan Mutu KKP Kendari dan Balai Besar POM Kendari.
Kerja sama itu terkait penguatan sinergitas pengawasan mutu dan keamanan pangan asal ikan.
Selain itu, Badan Mutu KKP Kendari memberikan penghargaan kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan industri jasa keuangan yang dinilai mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Mutu KKP Kendari selama 2026.
Sejumlah narasumber turut hadir dalam forum tersebut, yakni Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sultra Mastri Susilo, BNI Regional Area Head IV Wilayah 07 Johanes Didik Suprianto, serta Katimja Mutu Produksi Primer Badan Mutu KKP Kendari Zulkifli.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara konsultasi publik oleh perwakilan instansi terkait dan para pemangku kepentingan yang hadir.














