Example 728x250
Example 728x250
Input PolitikInput Regional

Bedah Kekuatan Barakka di Pilkada Wajo 2018, Lewat Diskusi Warung Kopi

457
×

Bedah Kekuatan Barakka di Pilkada Wajo 2018, Lewat Diskusi Warung Kopi

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MAKASSAR,– Bedah Kekuatan Pasangan calon Bupati Wajo dr. Baso Rahmanuddin Makkaraka – KH. Anwar Sadat (Barakka) pada Pilkada Wajo 2018, dalam Ngobrol Pilkada (Ngopi) di Warkop 212 Jln. Boulevard, Kota Makassar, Rabu (14/3/2018).

Diskusi Politik Pilkada yang diselenggarakan Poros Pemuda Indonesia (PPI) bersama Political School ini hadiri sebagai pembicara, yakni, Pengamat Politik Unismuh, Arqam Azikin, Direktur Eksekutif PT.IPI, Suwadi Idris Amir, Pengamat Politik Unibos Arief) Wicaksono, dan Tim Strategi Barakka Harmansyah.

Direktur Eksekutif PT. IPI, Suwadi Idris Amir menyampaikan pada diskusi tersebut, Pasangan Calon bupati Wajo dr. Baso Rahmanuddin Makkaraka – KH. Anwar Sadat (Barakka), menurutnya,  memiliki Partai – Partai pengusung yang solid.

“Hasil penelitian kita di lapangan, Golkar sebagai Partai pengusung utama, Gerindra, PKB, Hanura, itu nyaris, hampir 99 peren mereka itu solid dan tidak di temukan ada yang bermain dua kaki itu salah satu keunggulan pasangan Barakka”.

Alasan yang kedua menurut Suwadi Idris, Bupati Wajo saat ini adalah Ketua DPD II Golkar Wajo, Andi Burhanuddin Unru dan wakilnya Andi Syahrir Kube, all out mendukung Pasangan Barakka.

“Dari Pantauan saya di Wajo, ketua DPD II Partai Golkar Wajo yang juga Bupati Wajo saat ini, itu full bekerja membantu pasangan Barakka dan semakin kuat karena wakil Bupati Wajo, Andi Syahrir Kube, yang tidak jadi maju dalam pilkada Wajo 2018, saya melihat cenderung mendukung pasangan ini” tutur Suwadi Idris Amir.

Selain itu, DR. Arief Wicaksono yang turut hadir dalam acara tersebut memaparkan, Kabupaten Wajo merupakan sebagai pilar Kekuatan-kekuatan kerajaan di masa lalu Sulsel, Kabupaten Wajo saat ini membutuhkan pemimpin yang visioner.

“Menurut saya Wajo ini perlu dipimpin, diarahkan, dan dibawa oleh seorang pemimpin yang visioner, bagaimana dimasa lalu, Wajo sangat berkontribusi terhadap pembangunan yang ada di Sulawesi Selatan” papar Arief Wicaksono.

Sementara itu Pengamat Politik Unismuh, Arqam Azikin menilai, Head to head di Pilkada wajo 2018, berlangsung ketat.

“Menurut saya (Arqam Azikin), Kemungkinannya jika Pasangan Barakka ini tidak memperbaiki dalam konstalasi pergerakan masif dilapangan sampai pada bulan April ini, pasangan Amran Mamud-Amran SE (Pammase) memiliki kans juga memenangkan Pilkada Wajo 2018, karena ini sangat ketat, selisihnya hanya 5 persen dan ini sewaktu-waktu dapat berubah keadaan” jelas Arqam Azikin.

Lanjut Arqam, “Hari ini, Desa, mayoritas dikuasai Barakka, tapi satu bulan kemudian, bila ada simulasi yang tidak bergerak di Barakka, satu bulan setengah kalau Barakka tidak hati-hati dalam 3 minimal mekanisme politik di lapangan, 80 atau 90 persen perangkat desa atau jaringan desa yang di kuasai sekarang Barakka itu bisa berpindah, jangankan 40 persen, 15 persen saja berpindah Ke Pammase, itu berbahaya  berbahaya” ucap Arqam.

Liputan:Noya | Editor:Zhakral

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *