INPUTRAKYAT_LUTIM,–Perhelatan pemilihan umum kepala daerah Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, bakal digelar Tahun 2020.
Hingga saat ini berbagai komentar bermunculan di ruang media sosial diantaranya Facebook, bahwasanya Husler-Irwan bakal bercerai alias masing-masing mencari pasangan untuk bertarung di Pilkada.
Bahkan tak sedikit pun menginginkan Husler-Irwan untuk tidak bercerai dengan berbagai pandangan yakni masih mempercayakan keduanya untuk melanjutkan visi misinya.
Menyikapi isu pilkada tersebut Sekertaris DPD Partai NasDem Lutim, Sahruddin yang kerab disapa Shabu mengatakan, sejauh ini belum terpikirkan persiapan Pilkada, kami hanya fokus mengawal visi misi Husler-Irwan yang sampai saat ini masih berjalan, dan berharap tuntas hingga akhir periode mereka, ungkapnya kepada InputRakyat.co.id, Jumat (17/05/19).
“Partai NasDem belum pernah membicarakan masalah persiapan Pilkada, dan kami masih menganggap Husler-Irwan adalah Bupati dan Wakil Bupati Luwu Timur saat ini dalam berjuang menyelesaikan tugasnya,” katanya.
Senada dari itu, Sekertaris DPD Partai Golkar Lutim, Andi Zulkarnain mengatakan, kami belum terfikir kesana dalam membicarakan Pilkada.
“Sejauh ini belum ada pergerakan di lapangan yang dilakukan Partai Golkar untuk persiapan Pilkada,” ucap Zul.
Kalau persiapan Pilkada kata dia, ada mekanismenya, nanti dilihat keputusan partai, dan seperti apa pandangan Ketua DPD Partai Golkar (Husler-red).
“Yang jelas sampai saat ini kami masih fokus untuk mengawal kepemerintahan mereka (Husler-Irwan) sampai periode habis,” tutupnya.
Sementara itu, Taufik warga Malili berpendapat, kalau saya melihat sejak kepimpinan mereka (Husler-Irwan) sampai saat ini masih adem-adem saja dan tidak pernah terlihat ada ketidak harmonisan.
“Mereka masih kelihatan kompak, adapun misalnya ada ketidak cocokan saya anggap biasa aja kok’ dalam menjalankan rodah pemerintahan dan tidak perlu dibesarkan-besarkan apalagi kalau dipisahkan,” terangnya.
Saya yakin sebagian masyarakat Luwu Timur sependapat dengan saya, kalau masih menginginkan pak Husler dan pak Irwan kembali berpaket.
Memimpin sebuah daerah itu tak semudah membalikkan telapak tangan, jadi biarkan mereka tetap berpaket yang kedua kalinya untuk melanjutkan visi misi daerah ini. Dan tidak mungkinlah keduanya tidak memikirkan daerah ini untuk bagaimana merubah Luwu Timur jadi lebih baik.
Kenapa saya katakan seperti itu kata Taufik, karena ada amanah dan kepercayaan masyarakat dipundaknya, yang menjadi beban untuk diwujudkan. Dan Insya Allah mereka tidak bakalan sia-siakan kepercayaan itu. “Masyarakat bisa melihat kok’ seperti apa kepimpinan mereka selama ini,” tutupnya.
Liputan: Redaksi | Editor: Amk.














