Example 728x250
Example 728x250
Input Sulteng

Bertandang ke Rumah Jurnalis di Morut, Per Elinder Liljas Bahas Isu Pertambangan dan Lingkungan

1158
×

Bertandang ke Rumah Jurnalis di Morut, Per Elinder Liljas Bahas Isu Pertambangan dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MORUT,–Meski kehadiran perusahaan tambang sebagai salah satu pembuka jalan pertumbuhan ekonomi dengan penyerapan tenaga kerja dan perputaran uang di daerah namun disisi lain juga membuat terancamnya kondisi lingkungan yang juga diikuti dengan masih kurangnya perhatian terhadap keselamatan pekerja.

Kesimpulan tersebut dihasilkan dari diskusi sejumlah jurnalis Morowali Utara dengan Per Elinder Liljas Peneliti selaku penulis dan aktivis di Nature Conservancy dan saat ini menjadi penulis dan reporter untuk Sveriges Natur Swedia terkait isu lingkungan, Sabtu (3/2/2024) sore di Kolonodale, Morowali Utara.

“Jadi kan begini, waktu mau mendapatkan IUP, persyaratan utamanya adalah analisa amdal. Tapi begitu jalan, ini jadi hal yang seolah terlupakan. Hanya seolah jadi persyaratan administrasi untuk keluarnya IUP,” kata Andi Makkasau selaku pimpinan InputRakyat.co.id, merujuk pada sejumlah kejadian yang terjadi di Morowali dan Morowali Utara dalam tugas tugas jurnalistiknya.

Terkait masalah tersebut, Per mengakui framing media barat banyak menyoroti persoalan tambang di Indonesia tanpa memahami latar belakang timbulnya masalah yang ada.

Sebagai penulis yang berpihak pada masalah lingkungan, Per mengakui hipokrit yang terjadi ketika negara barat berharap Indonesia menjadi penjaga lingkungan dunia tapi disisi lain mereka justru menjadi penyumbang terbesar dari polusi efek rumah kaca.

“Sebagai seorang penulis profesional, saya membutuhkan banyak masukan dari berbagai sudut agar tulisan nanti benar benar cover both side. Karena itu saya berterima kasih untuk diskusi kita sore ini yang memberi banyak pengayaan dalam melihat persoalan tambang disini,” kata Per.

Per bahkan menjelaskan jika suasana seperti di Rumah Jurnalis Morut selalu dilakukan saat dirinya turun lapangan.

“Per senang bahwa suasana seperti yang pernah dirasakan saat di Hongkong juga didapatkan disini,” kata penterjemah Per kepada kawan kawan jurnalis, Sabtu sore.

Pertemuan Sabtu sore dihadiri sejumlah jurnalis di Morowali Utara dan beberapa figur yang selama ini dekat dengan kerja kerja jurnalis.

Diakhir pertemuan, Per mengajak jurnalis Morut selfie dari handphone miliknya. Per kemudian melanjutkan perjalanannya ke Morowali karena sudah punya janji dengan sejumlah nara sumber dengan persoalan yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *