INPUTRAKYAT_ENREKANG,–Buntut dari pernyataan bupati Aktif Enrekang H Muslimin Bando, yang juga calon tunggal Bupati Enrekang, ratusan Simpatisan dari beberapa kecamatan yang menamakan diri Laskar kotak kosong melakukan unjuk rasa di depan kantor Mapolres Enrekang.
Kedatangan massa tersebut untuk melaporkan Bupati Enrekang, Muslimin Bando ke pihak kepolisian terkait pernyataannya yang menyebut orang memilih kotak kosong berarti tak berpancasilais.
Andi Nurhatman Nurdin Karumpa dalam orasinya menyebutkan aksi tersebut Aksi damai, yang dilakukan sebagai bentuk protes atas pernyataan bupati yang dianggap melecehkan/mengkebiri para pendukung kotak kosong.
“Walaupun kita sudah kita dikategorikan PKI tapi aksi kita bukanlah seperti PKI” kata Andi Nurgatman Nurdin Karumpa akrab disapa Atong.
Kata-kata tersebut sangat tidak pantas dan menyakiti para pendukung kotak kosong karena menganggap pemilih kotak kosong tak berpancasila.
Padahal, kotak kosong juga merupakan bentuk dari dinamika dalam berdemokrasi yang diatur dalam undang-undang.
“Untuk itu bapak Kapolres kami datang disini untuk melaporkan secara hukum pemimpin kami di Enrekang yang tak lain adalah bupati aktif Muslimin Bando yang telah mengkebiri rakyatnya sendiri yang mengatakan bahwa yang memilih kotak kosong tidak pancasilais” tutup Atong.
Liputan: Rls | Editor: Zhakral.














