Example 728x250
Example 728x250
Input Sulteng

Bupati Morut Tutup Pertemuan Jaringan Kerja Persekutuan Perempuan GKST ke-46

827
×

Bupati Morut Tutup Pertemuan Jaringan Kerja Persekutuan Perempuan GKST ke-46

Sebarkan artikel ini

INPUTRAKYAT_MORUT,–Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi menutup kegiatan Pertemuan Jaringan Kerja (PJK) Persekutuan Perempuan GKST ke-46 Jemaat Eben Heizer Tanasumpu, Klasis Wana Mamosalato yang dilaksanakan di Gedung Gereja Jemaat Eben Heizer Tanasumpu, Selasa (16/01/2024).

Kegiatan PJK Perempuan Sinode GKST ke-46 yang dilaksanakan selama 2 (dua) hari sejak tanggal 15 Januari 2024 ini mengususng sub-tema “Perempuan GKST menghadirkan kepemimpinan berprespektif adil gender dalam mengatasi krisis kemanusiaan dan krisis ekologi”. Dan diikuti oleh para pengurus perempuan Klasis se-GKST dan Majelis Klasis se-GKST.

Menutup kegiatan, Bupati Delis mengatakan, bahwa sub-tema yang diambil pada kegiatan PJK ini yakni krisis kemanusiaan dan krisis ekologi sangatlah tepat.

Menurutnya, kehadiran perempuan sebagai penopang keluarga sangatlah penting. Dan disinilah peran Gereja dalam memberikan support serta penguatan kepada perempuan dalam memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi di dalam keluarga.

Selain itu kata dia, para perempuan juga perlu dibekali dengan ilmu dalam mengelola keuangan. Karena keahlian dalam mengelola keuangan keluarga sangatlah penting.

“Hal ini disebabkan karena salah satu faktor penyebab krisis kemanusiaan terbesar saat ini yakni tingginya angka perceraian adalah faktor ekonomi,” sambungnya lagi.

Lanjutnya, penting bagi kita untuk melengkapi para perempuan-perempuan khususnya ibu-ibu yang ada untuk menjadi Manajer Keuangan yang baik dalam keluarga.

Terkait krisis ekologi khususnya permasalahan pengelolaan sampah, Bupati Delis mengatakan bahwa Pemda Morut pada tahun 2024 ini telah mendapatkan bantuan pengelolaan sampah dari Pemerintah Pusat yang akan di distribusikan ke 10 Kecamatan yang ada.

Hal ini menjadi angin segar bagi permasalahan pengelolaan sampah yang saat masih dihadapi oleh Pemda Morut.

Bupati Delis bersama Ketua TP-PKK juga berencana untuk membuat pelatihan pengelolaan sampah. Beliau mengaku siap untuk menyediakan anggaran, pembicara, maupun tempat untuk penyelenggaraan pelatihan tersebut.

“Pelatihan ini akan kita mulai dari Klasis Kolonodale, karena Kota Kolonodale menjadi penyumbang sampah terbesar”, ucapnya.

Senada dengan Bupati Delis, Ketua TP-PKK Morut Ny. Febriyanthi dalam sambutannya mengatakan bahwa tema yang diambil pada kegiatan PJK ini sangatlah π‘Ÿπ‘’π‘™π‘Žπ‘‘π‘’ dengan kehidupan yang ada saat ini.

Sehingga kehadiran Perempuan GKST wajib menjadi “Agen Pembawa Kasih” bukan hanya di lingkungan keluarga, namun di lingkungan Gereja dan juga di lingkungan masyarakat.

“Jika kita selalu membawa kasih di lingkungan keluarga dan juga masyarakat, Saya yakin seluruh Program Kerja Perempuan GKST dapat terlaksana dengan baik”, ujarnya.

Ny. Febriyanthi ingin agar kehadiran Perempuan GKST dapat memberi dampak positif di tengah masyarakat.

“Perempuan GKST harus bersinar dimanapun kita berada”, pungkasnya disambut tepuk tangan para Jemaat.

Untuk pelaksanaan kegiatan PJK Perempuan Sinode GKST ke-46 ini, Bupati Delis menyerahkan bantuan sebesar 10 Juta Rupiah.

Kegiatan PJK ditutup secara resmi oleh Bupati Delis didampingi oleh Ketua TP-PKK, seluruh unsur Forkopimcam, Ketua Majelis Sinode GKST, Ketua Persekutuan Perempuan Sinode.

Nampak hadir mendampingi Bupati yakni Ketua TP-PKK Morut, Febriyanthi H.D.J Hehi, Camat Mamosalato, IC. Tungka, Kapolsubsektor Mamosalato, Ipda Ruddy Bolung, Danramil 1311-06 Bungku Utara – Mamosalato yang diwakili oleh Serda Deni, Ketua Majelis Sinode GKST Pdt. Djadaramo Tasiabez Ketua Persekutuan Perempuan Sinode Pdt. Sispen Berta Lasampa, serta Kades Tananagaya, Samsudin Galendo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *