Cegah Covid 19, Imam Taufiq Imbau Warga Tak Rayakan Tahun Baru

  • Whatsapp

Jeneponto, InputRakyat_Menjelang perayaan natal dan tahun baru, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan menghimbau kepada warga Jeneponto agar tidak menggelar pesta Natal dan Tahun Baru 2020 yang menimbulkan kerumunan massa.

“Saat ini kita masih dalam kondisi pandemi covid 19 sehingga kerumunan massa akan berpotensi menimbulkan penyebaran Covid 19, “kata Wakil Ketua II DPRD Jeneponto, Imam Taufiq Bohari kepada Inputrakyat, Kamis 17 Desember 2020

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan bahwa kita harus mengantipasi jangan sampai wilayah kabupaten Jeneponto menjadi episentrum Covid 19 karena masyarakat tidak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan covid 19.

“Lebih baik acara perayaan tahun baru itu diganti dengan membaca doa atau istighotsah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat,” kata Wakil Ketua II DPRD Jeneponto

Dia menyampaikan jumlah kasus penyebaran Covid 19 di wilayah Kabupaten Jeneponto saat ini mengalami peningkatan.

Berdasar data Dinas Kesehatan Kabupaten Jeneponto, saat ini jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 sebanyak 112 orang. 8 meninggal dunia, sembuh 571 orang, dirawat 14 orang, isolasi mandiri 93 orang,wisata covid 5 orang. sementara jumlah kasus lama 677 orang.

Olehnya itu, Imam Taufiq mengingatkan bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati.Sehingga warga Jeneponto tidak perlu merayakan natal dan pergantian tahun di tempat-tempat keramaian.

“Mari kita bersama-sama menekan penyebaran covid 19 di kabupaten Jeneponto, dengan tetap patuh kepada protokol kesehatan yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan,”jelasnya

Tanpa kesadaran dan dukungan semua lapisan masyarakat lanjutnya,maka penyebaran virus covid 19 tak bisa diatasi atau ditekan, khususnya di Wilayah Kabulaten Jeneponto.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *